![]() |
MAKASSAR, DETIKMALUT.com – Estafet penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) kini beralih ke Maluku Utara. Provinsi berjuluk Negeri Rempah itu resmi ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ KORPRI 2028 setelah menerima Pataka MTQ KORPRI dari Provinsi Sulawesi Selatan.
Pataka tersebut diterima Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda pada malam penutupan MTQ KORPRI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/8/2026). Acara penutupan MTQ KORPRI tersebut secara resmi dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Bagi Maluku Utara, penyerahan Pataka bukan sekadar seremoni. Prosesi itu menjadi penanda dimulainya tanggung jawab daerah untuk menyiapkan pelaksanaan MTQ KORPRI yang akan mempertemukan aparatur sipil negara dari berbagai penjuru Indonesia pada 2028.
Sherly menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Zudan Arif Fakrulloh bersama jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada Maluku Utara.
“Terima kasih Prof. Zudan dan seluruh jajaran KORPRI Nasional atas kepercayaan yang diberikan,” kata Sherly.
Menurut Sherly, Maluku Utara memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari pelaksanaan MTQ KORPRI di Sulawesi Selatan. Berbagai konsep dan standar penyelenggaraan yang diterapkan selama kegiatan tersebut akan menjadi referensi dalam mempersiapkan pelaksanaan di Maluku Utara.
“Banyak standar baik yang kami bawa pulang untuk dipelajari,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Sherly kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan MTQ KORPRI.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. MTQ KORPRI, kata Sherly, turut membawa pesan tentang integritas, amanah, keteladanan, persaudaraan, dan pengabdian yang sejalan dengan nilai-nilai yang harus dimiliki ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“MTQ KORPRI bukan hanya kompetisi. Di dalamnya ada nilai integritas, amanah, keteladanan, persaudaraan, dan pengabdian, nilai universal yang penting bagi ASN dalam melayani masyarakat,” kata dia.
Setelah menerima Pataka, Sherly menegaskan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan di Maluku Utara akan mulai mempersiapkan diri untuk menyambut pelaksanaan MTQ KORPRI 2028.
“Pataka telah kami terima, bersama dengan amanah untuk melanjutkan estafet ini,” ujarnya.
Ia memastikan Maluku Utara akan berupaya menghadirkan penyelenggaraan yang mampu memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta. Tidak hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga melalui keramahan tuan rumah dan pengenalan kekayaan budaya serta identitas daerah.
“Maluku Utara siap menjadi rumah bagi seluruh kafilah dari penjuru Indonesia. Sampai jumpa di Negeri Rempah, Maluku Utara 2028,” katanya.
Penetapan Maluku Utara sebagai tuan rumah MTQ KORPRI 2028 sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan agenda berskala nasional. Dengan waktu persiapan yang tersedia, berbagai aspek penyelenggaraan diharapkan dapat dipersiapkan secara matang agar MTQ KORPRI 2028 berlangsung sukses dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh kafilah.(Id/Red)
