![]() |
TERNATE, DETIKMALUT.com - Kepolisian Resor Ternate melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bergerak cepat menindaklanjuti temuan jasad bayi perempuan yang diduga dibuang di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan. Peristiwa tersebut mengundang perhatian serius pimpinan kepolisian, baik di tingkat daerah maupun wilayah.
Jasad bayi malang itu pertama kali ditemukan warga RT 08 pada Selasa (30/12) sekitar pukul 06.40 WIT. Saat ditemukan, bayi tersebut berada di dalam selokan dan terbungkus kantong plastik (kresek) berwarna hitam berukuran besar.
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Bakry Syahruddin menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk tim gabungan untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Tim gabungan itu melibatkan sejumlah satuan, mulai dari Satreskrim Polres Ternate, fungsi Intelkam, hingga jajaran Resmob yang berada di seluruh Polsek dalam wilayah Kota Ternate.
“Kasus ini menjadi atensi pimpinan, baik Kapolda Maluku Utara maupun Kapolres Ternate. Makanya dibentuk tim untuk mengungkap pelakunya,” jelas Bakry.
Dalam tahap awal penyelidikan, kepolisian telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi penemuan jasad bayi.
“Dua warga sudah kami mintai keterangan di lokasi penemuan bayi. Untuk itu, dengan kerja-kerja penyelidikan kepolisian ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kota Ternate agar melaporkan ke kepolisian jika mendengar atau melihat terkait kasus pembuangan bayi,” tandasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti serta informasi tambahan. Polisi berharap kerja sama masyarakat dapat membantu mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tragis tersebut, sehingga kasus ini dapat segera dituntaskan sesuai hukum yang berlaku.(Red)*


