![]() |
SOFIFI, DETIKMALUT.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga pangan dan melindungi daya beli masyarakat. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, turun langsung memastikan distribusi pangan murah bagi warga Desa Aketobololo, Selasa (30/12), sebagai bagian dari langkah konkret pengendalian inflasi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Melalui Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, pemerintah menyediakan 2.150 paket sembako murah dengan total distribusi mencapai 18 ton pangan. Paket tersebut terdiri dari 10 ton beras “Beraskita”, 4 ton gula pasir “Gendis Multi Manis”, serta 4.000 liter minyak goreng “Minyakita” yang disalurkan langsung kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pangan Maluku Utara, Dheni Tjan, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa program pangan murah merupakan agenda rutin pemerintah daerah dalam merespons fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi pada momen hari besar keagamaan.
“Setiap tahun pada momentum Natal dan bulan suci Ramadhan sering kali terjadi lonjakan harga pangan, maka dari itu, hadirnya pangan murah yang diselenggarakan oleh Pemprov Malut membawa fleksibilitas untuk membantu masyarakat.”
Ia menambahkan bahwa stabilisasi harga bahan pangan menjadi salah satu fokus utama kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe, khususnya untuk komoditas strategis.
“Jika salah satu program unggulan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe adalah, menjaga stabilitas harga rempah Bawang Rica Tomat (Barito) dan sembako. Olehnya itu, dengan hadirnya kegiatan pangan murah merupakan sisi penting kebijakan Pemprov Malut untuk mengendalikan angka inflasi menjelang tahun baru.”
Dalam program tersebut, masyarakat dapat memperoleh satu paket sembako dengan harga terjangkau Rp50.000 per paket, berisi beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari warga. Hampir seluruh masyarakat yang hadir pulang dengan wajah sumringah sambil menenteng kantong plastik berisi kebutuhan pokok. Suasana kegiatan berlangsung ramai namun tertib, dipenuhi rasa syukur dan kebahagiaan warga yang merasakan langsung manfaat program tersebut.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Pemprov Maluku Utara terus berupaya memperkuat pengendalian rantai pasok pangan melalui berbagai program pro-rakyat yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Gerakan Pangan Murah ini tidak sekadar menghadirkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi simbol kepedulian pemerintah serta semangat kebersamaan dalam menyambut pergantian tahun dengan penuh harapan dan optimisme.(*)


