Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Tak Kunjung Pulang Saat Melaut, Nelayan Desa Loleo Pangeo Dicari Tim SAR

Rabu | Desember 31, 2025 WIB Last Updated 2025-12-31T13:21:11Z
iklan
Ilustrasi
MOROTAI, DETIKMALUT.com - Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Desa Loleo Pangeo, Kabupaten Pulau Morotai, masih terus dilakukan hingga Rabu malam. Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik di laut, menyusul belum ditemukannya korban sejak dilaporkan hilang dua hari lalu.

Korban diketahui bernama Yones Ceka (72), nelayan laki-laki yang berdomisili di Desa Loleo Pangeo. Ia dilaporkan pergi melaut seorang diri menggunakan longboat untuk memancing pada Selasa, 30 Desember 2025, sekitar pukul 05.00 WIT.

Namun hingga sore hari, korban tak kunjung kembali. Pihak keluarga mulai merasa khawatir setelah Yones Ceka tidak pulang hingga pukul 19.00 WIT, di luar kebiasaan korban yang biasanya kembali sebelum malam hari. Kondisi ini mendorong keluarga dan warga setempat melakukan pencarian awal secara mandiri di sekitar perairan desa.

Sayangnya, upaya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. Informasi hilangnya korban kemudian dilaporkan oleh Babinsa Desa Loleo Pangeo, Kopda Ekwata, kepada Unit Siaga SAR (USS) Morotai untuk meminta bantuan pencarian resmi.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue USS Morotai segera bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) di perairan Desa Loleo Pangeo. Operasi SAR dilakukan dengan metode penyisiran laut, menyesuaikan dengan titik terakhir korban diduga melakukan aktivitas memancing.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Morotai, Kodim 1514 Morotai, masyarakat Desa Loleo Pangeo, serta pihak keluarga korban. Pencarian difokuskan pada jalur nelayan setempat serta area yang kerap menjadi lokasi memancing korban.

Selain faktor usia korban yang sudah lanjut, tim juga mempertimbangkan kemungkinan adanya gangguan teknis pada longboat atau perubahan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi keselamatan saat melaut. Namun hingga kini, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahu yang digunakan.

Tim SAR memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran, sembari menunggu informasi tambahan dari masyarakat maupun nelayan lain yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.

Pihak keluarga berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, sementara masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban di perairan sekitar Morotai.(*)
×
Berita Terbaru Update