Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Kolaborasi Pemprov–Kejati, Gerakan Pangan Murah Digelar Jelang Nataru di Ternate

Sabtu | Desember 20, 2025 WIB Last Updated 2025-12-20T00:18:57Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bentuk intervensi langsung terhadap potensi lonjakan inflasi akhir tahun.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Maluku Utara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Malut. Pelaksanaannya dipusatkan di halaman Kantor Kejati Malut, Kota Ternate, pada Jumat (19/12).

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda melalui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Samsuddin A Kadir menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan langkah strategis untuk meredam gejolak harga bahan pokok yang lazim terjadi menjelang hari besar keagamaan.

”Tentunya ibu gubernur menaruh perhatian besar pada stabilitas harga. Ia ingin memastikan bahwa menjelang Natal, stok pangan tersedia dengan cukup dan harganya tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi saudara-saudara kita yang akan merayakan hari besar keagamaan,” ungkap Samsuddin saat membacakan sambutan gubernur.

Ia juga mengingatkan bahwa tanpa adanya langkah antisipatif seperti pasar murah, lonjakan harga berpotensi semakin membebani masyarakat berpenghasilan rendah, bahkan dapat memicu kerawanan sosial di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Dalam pelaksanaan GPM ini, pemerintah menyalurkan sebanyak 9 ton bahan pangan yang dikemas dalam 1.000 paket sembako. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, serta 2 liter minyak goreng yang dapat ditebus masyarakat dengan harga terjangkau.

Sementara itu, Ketua IAD Malut, Eny Sufari, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Malut di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda. Ia berharap kolaborasi lintas lembaga ini dapat terus diperkuat demi membantu meringankan beban ekonomi keluarga di Maluku Utara.

“​Kegiatan semacam ini tidak saja dilaksanakan di Kota Ternate, tetapi ada beberapa titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Malut. Hal ini untuk memastikan pemerataan akses pangan murah bagi seluruh warga di Bumi Moloku Kie Raha,” ujarnya.

Program ini pun disambut hangat oleh masyarakat. Salah satu warga Kelurahan Foramadiahi, Yahya Abas, mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah tersebut. Ia bahkan menyampaikan rasa terima kasih secara emosional kepada Gubernur Maluku Utara.

​”Terima kasih banyak kepada Ibu Gubernur Sherly atas kebaikan dan kepeduliannya. Ibu adalah sosok yang bijaksana. Kami mendoakan agar ibu diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berlimpah karena telah memperhatikan masyarakat kecil seperti kami,” ungkap Yahya dengan haru.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini turut dihadiri Sekprov Malut, jajaran pimpinan Kejati Malut dan Wakajati Malut, Ketua IAD Malut, Kejari Ternate, pimpinan OPD lingkup Pemprov Malut, serta masyarakat penerima manfaat. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan daerah, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.(*)


×
Berita Terbaru Update