![]() |
TERNATE, DETIKMALUT.com - Program mudik bersubsidi yang digagas Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi memasuki fase pelaksanaan dengan diberangkatkannya pelayaran perdana KM Cantika Express rute Ternate–Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, pada hari ini. Berdasarkan data manifest, sebanyak 229 penumpang tercatat mengikuti pelayaran perdana tersebut.
Program mudik bersubsidi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang momentum libur akhir tahun. Sejak dibuka pada 12 Desember 2025, pendaftaran program ini mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari warga.
Pantauan di Pelabuhan menunjukkan proses keberangkatan berlangsung tertib dan lancar. Petugas pelabuhan dan kru kapal memastikan seluruh tahapan administrasi manifest, pemeriksaan penumpang, serta prosedur keselamatan dijalankan secara optimal sebelum kapal lepas tali.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, turut menyampaikan apresiasi sekaligus doa bagi para penumpang yang mengikuti pelayaran mudik bersubsidi tersebut. Ia berharap perjalanan menuju kampung halaman dapat berjalan aman dan penuh kebahagiaan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, saya mengucapkan selamat mudik kepada seluruh penumpang KM Cantika Express. Semoga perjalanan ini aman, lancar, dan membawa sukacita saat tiba di kampung halaman. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memastikan kelancaran pelayaran perdana hari ini,” ungkap Gubernur Sherly dalam pesannya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga memastikan bahwa pelayaran mudik bersubsidi selanjutnya akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan ini pada trip berikutnya serta tetap mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama selama perjalanan.
Dengan mengangkut 229 penumpang pada pelayaran perdana ini, KM Cantika Express menandai langkah awal yang positif dalam penyelenggaraan program mudik bersubsidi tahun ini. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardaerah di Maluku Utara sekaligus memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat pada periode libur akhir tahun.(*)


