Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov Malut Siapkan HUT ke-27, UMKM hingga Lomba Tradisional Jadi Agenda Utama

Selasa | September 15, 2026 WIB Last Updated 2026-09-15T01:12:05Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com – Perayaan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara tidak ingin sekadar menjadi agenda seremonial pemerintah. Berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku ekonomi lokal mulai dipersiapkan untuk memeriahkan momentum hari jadi provinsi tersebut pada Oktober 2026.

Persiapan itu dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Aula Bidadari Lantai 4 Kantor Gubernur, Senin (14/9/2026).

Rakor dibuka Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Asisten II, para Staf Ahli Gubernur, Kepala Dinas Perindag, Kepala Dinas Nakertrans, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Biro Adpim, Kasatpol PP, Direktur RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie, Kepala BPBD, Kepala Disarpus, Kepala Biro Kesra, Direktur RSJ Sofifi, Direktur RSU Sofifi, Kepala BPSDM, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Samsuddin A. Kadir, mengatakan koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh OPD yang terlibat memiliki agenda yang terarah dan dapat menjadi satu rangkaian perayaan HUT ke-27.

"Kami berkoordinasi agar seluruh kegiatan menyambut HUT provinsi ini berjalan selaras. Rangkaian acara direncanakan mulai diluncurkan (launching) pada 1 Oktober 2026, yang juga akan meresmikan tema dan logo resmi HUT ke-27. Puncaknya, pada 12 Oktober 2026 akan dilaksanakan upacara peringatan HUT provinsi, dilanjutkan sidang paripurna di kantor DPRD, dan ditutup dengan doa bersama pada malam harinya," ujar Samsuddin setelah rakor.

Rangkaian perayaan nantinya tidak hanya berisi agenda pemerintahan. Pemprov Malut juga menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Maluku Utara untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat selama momentum HUT berlangsung.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari kurasi budaya, festival budaya, bazar UMKM hingga pameran ekonomi kreatif. Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

Untuk membuat perayaan semakin semarak, Pemprov Malut juga menyiapkan sejumlah perlombaan yang dapat diikuti dan dinikmati masyarakat. Selain balap motor atau road race, kegiatan akan diisi dengan berbagai perlombaan tradisional serta malam hiburan rakyat.

Konsep perayaan tersebut diarahkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan pemerintah.

Pemprov Maluku Utara berharap peringatan HUT ke-27 dapat menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah.

Dengan keterlibatan OPD, pelaku UMKM, komunitas budaya, serta masyarakat luas, perayaan hari jadi provinsi diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih meriah sekaligus membuka ruang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Maluku Utara.

Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan rangkaian HUT ke-27 tersebut sehingga perayaan hari jadi Maluku Utara benar-benar menjadi pesta bersama masyarakat Moloku Kie Raha.
×
Berita Terbaru Update