Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemda dan DPRD Tidore Kompak Dukung Pendirian Fakultas Kedokteran Gigi UMMU

Rabu | September 02, 2026 WIB Last Updated 2026-09-02T13:29:31Z
iklan
TIDORE, DETIKMALUT.com - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama DPRD Kota Tidore Kepulauan menyatakan dukungan terhadap rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) di Kota Tidore.

Dukungan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan UMMU yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Tidore Kepulauan, Rabu (2/9/2026).

Rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut ini diharapkan dapat memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan di Maluku Utara, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan institusi pendidikan tinggi di bidang kedokteran.

RDP dipimpin Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama dan dihadiri Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, Wakil Ketua DPRD Ridwan Moh Yamin dan Asma Ismail, Rektor UMMU Dr. Ranita Rope, anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kota Tidore Ismail Dukomalamo, para asisten Sekda, serta pimpinan OPD terkait.

Mengawali arahannya, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen meminta dukungan DPRD agar rencana kerja sama tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui mekanisme pembahasan yang berlaku.

Menurutnya, Pemerintah Daerah dan DPRD memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Perjanjian kerjasama ini kita juga membutuhkan dukungan dari DPRD Karena penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ini bukan hanya ada Wali Kota dan Wakil Wali kota akan tetapi kita juga harus menunggu persetujuan DPRD ketika segala perjanjian kerjasama ini berlaku lebih dari tiga tahun harus melewati persetujuan DPRD, semoga niat baik ini tetap terselenggarakan dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Tidore maupun masyarakat maluku utara pada umumnya,” kata Muhammad Sinen.

Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti sebatas penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan melalui langkah konkret dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Kota Tidore.

Dengan hadirnya Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut UMMU, anak-anak Tidore dan Maluku Utara yang bercita-cita melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran gigi diharapkan tidak lagi harus keluar daerah.

“Semoga ini menjadi awal yang baik karena kalau DPRD juga mendukung saya pikir ini menjadi langkah awal untuk sama- sama mendukung sehingga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Maluku Utara ini dapat dilaksanakan dengan baik,” harapnya.

Muhammad Sinen menjelaskan, meski bangunan permanen Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut belum dibangun, sejumlah sarana dan prasarana pendukung telah tersedia.

Ke depan, fasilitas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) serta gedung kantor perpustakaan lama direncanakan akan dimanfaatkan sebagai ruang belajar bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut UMMU.

Senada dengan Wali Kota, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama menegaskan komitmen DPRD untuk memberikan dukungan terhadap program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, DPRD bersama Pemerintah Daerah akan merespons secara positif setiap program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tidore Kepulauan.

“Kami akan mendukung dan segera melakukan pembahasan secara internal untuk membobotkan nilai kerjasama tersebut, sehingga fakultas kedokteran gigi dan mulut ini bisa terlaksana dengan baik, pada prinsipnya DPRD Kota Tidore siap mendukung pendirian fakultas kedokteran gigi dan mulut Universitas Muhammadiyah Maluku Utara di Kota Tidore,” kata Ade Kama.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Dr. Ranita Rope, mengatakan UMMU telah berkomitmen untuk membangun Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut di Kota Tidore sebagai bagian dari pengembangan kampus kedua UMMU.

Menurutnya, realisasi program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi aktif dari seluruh pihak agar rencana pendirian fakultas dapat berjalan sesuai harapan.

“Saat ini bangunan fisiknya mungkin belum ada namun segala material maupun sarana prasarana yang berkaitan dengan fakultas kedokteran ini telah disiapkan oleh universitas Muhammadiyah Dan saat ini juga beberapa sarana prasarana juga sudah ada di labkesda milik pemda Kota Tidore, namun ada beberapa sarana yang masih dalam proses pengiriman,” kata dia.

Selain kesiapan sarana dan prasarana, UMMU juga memiliki kekuatan jejaring melalui konsorsium Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

Jejaring tersebut menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan pendidikan kedokteran, karena membuka ruang kolaborasi dengan berbagai fakultas kedokteran PTMA serta jaringan rumah sakit di berbagai wilayah Indonesia.

Kekuatan konsorsium tersebut diharapkan dapat mendukung proses pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut UMMU, baik dari sisi akademik, pengembangan sumber daya manusia, hingga penyediaan jejaring praktik dan pelayanan kesehatan.

Ranita Rope berharap RDP bersama DPRD Kota Tidore Kepulauan menjadi langkah positif untuk memperkuat kerja sama antara UMMU dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Menurutnya, keberadaan fakultas tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat besar bagi generasi muda Tidore maupun masyarakat Maluku Utara secara luas.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan DPRD Kota Tidore yang sangat memberikan ruang bagi UMMU untuk berkembang di Tidore, semoga perjanjian kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Kota Tidore khususnya kepada para anak muda yang ingin melanjutkan studi kedokteran gigi dan mulut ini,” tutup Dr. Ranita.

Rencana Kampus II Universitas Muhammadiyah Maluku Utara di Kota Tidore Kepulauan tersebut akan membuka Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut dengan dua program pendidikan, yakni Program Studi Kedokteran Gigi jenjang Sarjana (S1) dan Program Studi Profesi Dokter Gigi.

Dengan dukungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, DPRD, serta kekuatan jejaring konsorsium Fakultas Kedokteran PTMA dan rumah sakit di Indonesia, rencana pendirian fakultas tersebut diharapkan dapat segera terealisasi dan menjadi salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan di Maluku Utara.(Id/Red)
×
Berita Terbaru Update