Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Sherly Apresiasi Bhayangkari, Sejumlah Wilayah di Malut Dapat Bantuan Sumur Bor dan MCK

Jumat | Agustus 28, 2026 WIB Last Updated 2026-08-27T15:59:43Z
iklan
TIDORE, DETIKMALUT.com - Akses air bersih dan sanitasi layak menjadi perhatian dalam program sosial Bhayangkari Peduli di Maluku Utara. Salah satu wujudnya hadir melalui pembangunan fasilitas sumur bor dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum yang kini mulai dimanfaatkan masyarakat Desa Akekolano, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Peresmian fasilitas tersebut dihadiri Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, jajaran Pengurus Pusat Bhayangkari dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara, Kamis (27/8/2026).

Program Bhayangkari Peduli menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai di sejumlah wilayah Maluku Utara.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sherly mengapresiasi perhatian Bhayangkari terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat digunakan secara optimal dan dirawat bersama oleh warga.

"Semoga diresmikannya fasilitas MCK dan sumur bor ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga setempat," ujar Gubernur Sherly.

Melalui program tersebut, bantuan fasilitas air bersih dan sanitasi disalurkan ke lima lokasi di Maluku Utara. Rinciannya, yakni:
  1. Desa Akekolano, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, berupa satu unit MCK dan satu unit sumur bor.
  2. Desa Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, berupa satu unit MCK dan satu unit sumur bor.
  3. Desa Talaga Paca, Kecamatan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, berupa satu unit MCK dan satu unit sumur bor.
  4. Desa Ngofakiaha, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, berupa satu unit sumur bor.
  5. Desa Supu, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Utara, berupa satu unit sumur bor.
Selain peresmian fasilitas, kegiatan juga dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial. Ketua Umum Bhayangkari menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tiga perwakilan pelajar, yakni M. Hafiz Karim dari SDN 2 Tidore Kepulauan, Zahwa dari SMPN 28 Tidore Kepulauan dan Desinta A. Yani dari SMAN 5 Tidore Kepulauan.

Bantuan juga diberikan kepada tiga anak yang terindikasi stunting dan membutuhkan perhatian khusus, serta tiga perwakilan masyarakat.

Kegiatan sosial tersebut turut diisi dialog interaktif secara virtual antara Ketua Umum Bhayangkari dan penerima bantuan di sejumlah lokasi. Dialog dilakukan dengan warga penerima bantuan di Desa Galala, Desa Talaga Paca, Desa Ngofakiaha dan Desa Supu.

Selain itu, dilakukan peninjauan secara virtual terhadap jajaran Polres Halmahera Utara yang sedang menyalurkan 500 paket bantuan sosial. Ketua Umum Bhayangkari juga melihat secara virtual pelaksanaan Bakti Kesehatan di RSUD Tobelo yang meliputi operasi katarak dan bibir sumbing.

Rangkaian peresmian kemudian memasuki acara utama dengan penandatanganan prasasti oleh Juliati Sigit Prabowo sebagai tanda diresmikannya fasilitas MCK dan sumur bor dalam program Bhayangkari Peduli di Maluku Utara.

Prosesi dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan uji coba pemutaran keran air bersih. Ketua Umum Bhayangkari bersama Gubernur Maluku Utara dan rombongan kemudian meninjau langsung fasilitas MCK umum yang berada di Desa Akekolano.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih dan sanitasi yang lebih layak. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program Bhayangkari Peduli menjadi bentuk kolaborasi untuk memperkuat pelayanan dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Maluku Utara.(Id/Red)
×
Berita Terbaru Update