Program yang mengusung tema "Melihat adalah Anugerah" tersebut berlangsung pada 3–7 Agustus 2026 dan menjadi layanan cangkok kornea pertama yang diselenggarakan di kawasan Indonesia Timur. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., di lantai satu Gedung Jantung RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, Selasa (4/8/2026).
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, jajaran manajemen RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, tim Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKKMK UGM, PT Erela, serta Program Oftalmologi Global Universitas Duke, Amerika Serikat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari PT Erela.
Pelaksanaan operasi didampingi langsung oleh pakar kornea dari Program Oftalmologi Global Universitas Duke, Prof. Lloyd Williams, MD., Ph.D., bersama tim dokter spesialis mata yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan layanan kesehatan mata tersebut bagi masyarakat Maluku Utara.
“Mewakili pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Maluku Utara, kami menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukur yang luar biasa kepada UGM yang telah memberikan layanan mata dengan terbaik,” ujarnya saat membuka kegiatan.
“Penglihatan merupakan esensi hidup kita, dan kini kita dibantu oleh orang-orang yang memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi,” tambahnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai mitra dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan mata yang berkualitas.
Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKKMK UGM, dr. Muhammad Bayu Sasongko, Ph.D., M.Epid., Sp.M(K), mengatakan bakti sosial ini tidak hanya menghadirkan layanan medis, tetapi juga menjadi upaya memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan mata di Maluku Utara.
“Kami ingin memastikan masyarakat Maluku Utara dapat memperoleh penanganan medis terbaik tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar provinsi. Sebanyak 12 warga telah dinyatakan memenuhi syarat dan kini sedang menjalani tindakan cangkok kornea perdana secara gratis di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Erela, Dra. Lily Radite Handojo, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung perluasan akses pelayanan kesehatan mata di berbagai daerah, termasuk Maluku Utara.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan cendera mata dari PT Erela kepada Wakil Gubernur Maluku Utara dan perwakilan Duke Global Ophthalmology sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.
Mewakili Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan, Agung Sri Sadono, S.Sos., M.Acc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian berbagi dan mempererat tali silaturahmi antarlembaga. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat besar serta kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Usai pembukaan, Wakil Gubernur bersama rombongan meninjau langsung ruang operasi untuk melihat proses tindakan cangkok kornea yang sedang berlangsung.
Selain layanan cangkok kornea gratis di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, rangkaian bakti sosial ini juga mencakup operasi katarak gratis yang dipusatkan di RSUD Tidore pada 3–6 Agustus 2026. Kehadiran program tersebut diharapkan menjadi tonggak penguatan layanan kesehatan mata di Maluku Utara sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan spesialistik tanpa harus dirujuk ke luar daerah. (Id/Red)
