Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Sherly Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Talkshow Unhena

Selasa | Juni 09, 2026 WIB Last Updated 2026-06-09T09:19:49Z
iklan
TOBELO, DETIKMALUT.com - Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menghadiri Talkshow Inspiratif di Universitas Hein Namotemo, dengan tema "Kepemimpinan Inklusif dan Transformasi Pendidikan di Maluku Utara", Selasa (9/6/2026).

Kepemimpinan inklusif merupakan kunci dalam menciptakan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Generasi muda, perempuan, penyandang disabilitas, serta masyarakat di wilayah terpencil harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi daerah.

Pentingnya transformasi Maluku Utara melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, inovasi, dan pendidikan. Mahasiswa dan mahasiswi harus berani bermimpi besar, terus belajar, menjaga persatuan, serta menjadi agen perubahan yang mampu membawa Maluku Utara menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Menurutnya, setiap individu memiliki potensi yang harus diberdayakan tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, gender, maupun asal daerah.

"Pesan Sherly yang terakhir, masa depan daerah berada di tangan generasi muda yang memiliki semangat, kreativitas, dan komitmen untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik."

Sementara itu, Rektor Unhena, Dr. Hendriane Namotemo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Malut karena di tengah kesibukannya, pihaknya menyempatkan hadir pada kegiatan talkshow serta memberi inspirasi dan semangat kepada mahasiswa dan civitas akademika, serta memberi arah bagi pengembangan Maluku Utara, terutama pengembangan pendidikan Maluku Utara ke depannya yang lebih tepat sasaran.

"Kami tidak menyangka bahwa beliau sangat menguasai materi dan sangat inspiratif dalam memberi materi," katanya, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, gebrakan Sherly di bidang pendidikan sangat memajukan kualitas pendidikan di Maluku Utara, terutama melalui program beasiswa yang untuk Unhena dimulai pada tahun 2025.

Harapan kami ke depan adalah kampus-kampus swasta di Malut dilibatkan sebagai mitra strategis untuk pengembangan SDM, karena selama ini industri tumbuh pesat tetapi kampus kurang mendapatkan pendampingan, terutama kampus lokal.

"Kami merasa itu kebutuhan yang penting sehingga ada keselarasan antara lulusan perguruan tinggi dengan tumbuhnya industrialisasi di bidang minerba dan perkebunan kelapa," tutupnya.(Yan/Red)
×
Berita Terbaru Update