![]() |
JAILOLO, DETIKMALUT.com - Pengukuhan 60 siswa kelas XII MAN Insan Cendekia (IC) Halmahera Barat menjadi momentum penting bagi lahirnya generasi muda yang diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa di masa depan. Prosesi pelepasan yang berlangsung di Aula MAN IC, Rabu (13/5), berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, menandai berakhirnya masa pendidikan para siswa di madrasah unggulan tersebut.
Kegiatan itu turut dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Provinsi Maluku Utara, Dr. Fachruddin Tukuboya, yang hadir mewakili Gubernur Maluku Utara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa status sebagai alumni MAN Insan Cendekia bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah.
Menurut Fachruddin, kesempatan mengenyam pendidikan di MAN IC merupakan keistimewaan yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu memanfaatkan bekal pendidikan yang diperoleh untuk menciptakan karya dan memberikan kontribusi nyata.
"Bersyukurlah, karena tidak semua orang dapat bersekolah di MAN IC. Kalian adalah bagian dari insan-insan pilihan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para siswa yang berhasil menempuh pendidikan di lingkungan akademik yang kompetitif. Baginya, kesempatan belajar di MAN IC merupakan privilege yang harus diimbangi dengan pengabdian dan prestasi.
Sejalan dengan hal itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Utara, Amar Manaf, menyebut siswa-siswi MAN Insan Cendekia sebagai generasi pilihan yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang. Menurutnya, para lulusan harus memiliki tujuan hidup dan perencanaan yang jelas dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Terima kasih kepada para orang tua dan tenaga pendidik yang telah berperan dalam membimbing dan mendidik siswa hingga menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA," kata Amar Manaf.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di tengah pesatnya implementasi teknologi informasi di berbagai sektor kehidupan.
"Saya berharap generasi muda Malut mampu berkontribusi aktif dalam setiap proses pembangunan guna mewujudkan Indonesia Emas 2045," tutup Sahli disertai tepuk tangan hadirin.
Prosesi pengukuhan dan pelepasan ini menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan MAN IC Halmahera Barat. Dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter, serta nilai-nilai keagamaan yang telah diperoleh, mereka diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi unggul yang membawa perubahan positif bagi masyarakat dan daerah.(Red)

