Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Tak Pulang Seharian, Seorang Warga Haltim Ditemukan Tak Bernyawa dengan Kondisi Mengenaskan

Jumat | Desember 19, 2025 WIB Last Updated 2025-12-19T02:28:01Z
iklan
Ilustrasi
MABA, DETIKMALUT.com - Suasana malam di Desa Wailukum, Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur, mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok mayat pria di aliran Sungai Gini-Gini, Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 20.30 WIT. Korban diketahui bernama Rusdi Rifa (57), seorang pekerja pemecah batu yang sehari-hari beraktivitas di sekitar sungai tersebut.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Pada bagian kepala terdapat luka cukup besar, sementara tubuhnya tergeletak terlentang di sungai dengan posisi kaki terlipat. Penemuan ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Maba Selatan, Habiem Ramadya, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan keluarga dan hasil penelusuran awal. Menurutnya, korban berangkat bekerja sejak pagi hari.

“Pada pagi hari sekira pukul 09.00 WIT, korban pergi ke lokasi kerja untuk menambang atau pemecah batu untuk dijual,” ujar Habiem.

Namun hingga menjelang malam, korban tak kunjung kembali ke rumah. Sekitar pukul 18.40 WIT, anak korban berinisiatif mendatangi lokasi tempat ayahnya biasa bekerja. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Tidak menemukan keberadaan ayahnya, sang anak kemudian menyampaikan hal itu kepada pihak keluarga. Kekhawatiran pun semakin meningkat hingga akhirnya keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian secara bersama-sama.

“Pada pukul 20.00 WIT, keluarga korban dan masyarakat desa setempat melakukan pencarian,” lanjut Habiem.

Upaya pencarian tersebut berakhir tragis. Tidak berselang lama, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Sungai Gini-Gini. Kondisi lokasi sungai saat itu cukup berbahaya, mengingat banyaknya bebatuan serta arus air yang cukup deras.

“Pada saat ditemukan (korban) berada di dalam sungai yang memiliki keadaan banyak batu dengan arus air yang lumayan deras, karena sebelumnya telah terjadi hujan lebat,” jelasnya.

Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Maba untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kemudian pukul 20.22 WIT korban dibawa ke RSUD Maba. Pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan, namun setibanya di rumah sakit, korban telah meninggal dunia,” terang Habiem.

Jenazah korban selanjutnya dipulangkan ke rumah duka di Desa Wailukum sekitar pukul 21.30 WIT untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Rusdi Rifa masih belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pengumpulan keterangan serta bukti pendukung guna mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh.

“Penyebab kematian korban saat ini masih belum bisa dipastikan. Polsek masih mencari dan mengumpulkan bukti petunjuk terkait kematian korban,” pungkas Habiem.(*)
×
Berita Terbaru Update