![]() |
BACAN, DETIKMALUT.com - Upaya pencarian seorang nelayan asal Desa Gandasuli Panambuang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilaporkan hilang saat melaut, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Desa Kubung, Jumat (26/12/2025).
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, melalui Dan Pos Unit Siaga SAR Halmahera Selatan, Husen Abubakar, menjelaskan bahwa operasi pencarian memasuki hari ketiga dan dimulai sejak pukul 07.14 WIT. Untuk memperluas jangkauan pencarian, personel SAR dibagi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
“Tim SAR Gabungan kemudian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan area pencarian,” tuturnya.
SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet milik Basarnas serta longboat warga, dengan fokus area perairan sekitar lokasi kejadian (LKP) Desa Sawadai hingga perairan Desa Kubung. Sementara SRU kedua, bersama masyarakat setempat, menyisir sepanjang garis pantai Desa Gandasuli dan Desa Sawadai.
“Sementara itu, SRU kedua bersama masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai Desa Gandasuli dan Desa Sawadai,” akunya.
Hasil pencarian akhirnya diperoleh sekitar pukul 10.40 WIT. Tim SAR menerima informasi dari nelayan setempat terkait ditemukannya korban di perairan Desa Kubung dalam kondisi tidak bernyawa.
“Mendapatkan laporan tersebut, tim segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi,” paparnya.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Labuha. Sekitar pukul 11.50 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di rumah sakit dan menyerahkan jenazah kepada pihak medis serta keluarga untuk penanganan selanjutnya.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dikembalikan ke kesatuan masing-masing, disertai ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama proses pencarian berlangsung,” tandasnya.
Diketahui, korban bernama Anca Lahhia (40), berangkat melaut pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 04.00 WIT untuk memancing di perairan Desa Sawadai. Namun hingga pukul 10.30 WIT, korban tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga keluarga mulai merasa khawatir.
Pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri. Dalam upaya tersebut, mereka hanya menemukan perahu milik korban dalam kondisi rusak di perairan Desa Kubung, tepatnya pada koordinat 0°45’18.57″S 127°26’12.16″E atau sekitar ±0,5 mil laut dari garis pantai. Kejadian itu kemudian dilaporkan oleh istri korban ke Posko Nataru untuk meminta bantuan resmi dari pihak SAR.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Halmahera Selatan, Polres Halmahera Selatan, Kodim 1509/Labuha, Pos AL Bacan, Pos Polairud Bacan, Pramuka Peduli Halmahera Selatan, masyarakat Desa Sawadai, masyarakat Desa Kubung, serta pihak keluarga korban.
Dengan berakhirnya operasi SAR ini, pihak Basarnas mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kelengkapan keselamatan sebelum melaut guna meminimalkan risiko kecelakaan di laut.(*)

