![]() |
TOBELO, DETIKMALUT.com - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Halmahera Utara (Halut) menggencarkan edukasi kepada pelajar melalui kegiatan sosialisasi di sejumlah sekolah. Edukasi tersebut membahas bahaya tindak asusila, penyalahgunaan narkoba, hingga tujuh bentuk kenakalan remaja.
Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, yakni Senin (14/9/2026) di SMA Kristen Tobelo, Desa Gura, dan Selasa (15/9/2026) di SMP dan SMK Nusantara Tobelo, Desa Rawajaya.
Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Halut IPTU Sunarto, bersama personel Sat Binmas, AIPTU Yuwinda Rosario Sonoto, AIPDA Yoseph Jatob, AIPDA Asri DH Gani, AIPDA Frislando Lovus, Brigpol Nurillah, dan Bripka Ismanto Ismail.
Turut hadir pihak sekolah, di antaranya bagian kesiswaan SMA Kristen Tobelo Stefi Lewaherila, serta bagian kesiswaan SMP/SMK Nusantara, Beny Baraka. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 400 pelajar.
Pada hari pertama, Sat Binmas memberikan edukasi mengenai bahaya tindak asusila dan penyalahgunaan narkoba. IPTU Sunarto mengingatkan para pelajar untuk menjaga diri, menghormati orang lain, serta memahami dampak hukum dan sosial dari tindakan yang melanggar norma kesusilaan. Para pelajar juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial, terutama tidak mengirim maupun menyebarkan foto, video, atau pesan yang tidak pantas.
“Jika mengalami atau melihat tindakan pelecehan, jangan diam. Segera menjauh dan laporkan kepada orang tua, guru, maupun pihak Kepolisian,” pesan dalam kegiatan tersebut.
Sementara pada hari kedua, materi difokuskan pada tujuh bentuk kenakalan remaja yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari para pelajar.
Tujuh materi tersebut meliputi bolos sekolah, aksi coret-coret fasilitas umum atau vandalisme, bullying, pemalakan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta seks bebas.
Dalam penyampaiannya, petugas menekankan bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak hanya dapat berdampak terhadap pendidikan dan masa depan pelajar, tetapi dalam sejumlah kasus juga dapat berujung pada persoalan hukum.
Antusiasme pelajar terlihat selama kegiatan berlangsung. Sedikitnya lima siswa aktif mengajukan pertanyaan, di antaranya mengenai cara menghadapi bullying, sanksi terhadap tawuran, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu mengapresiasi langkah proaktif Sat Binmas yang turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi langkah proaktif Sat Binmas yang turun langsung ke sekolah-sekolah. Ini adalah investasi masa depan. Polri tidak hanya hadir untuk penegakan hukum, tapi untuk pencegahan dan pembinaan dengan hati,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pelajar di Halmahera Utara untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan fokus mempersiapkan masa depan.
“Kalian adalah harapan orang tua dan masa depan Halmahera Utara. Jauhi asusila, narkoba, dan 7 kenakalan remaja. Fokus belajar, hormati guru dan orang tua, serta bijak bermedia sosial. Jika ada masalah, jangan takut, Polri ada untuk kalian,” pesannya.
Kapolres berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang BERKAT, yakni Beriman, Kasih, dan Tangguh. Rangkaian kegiatan edukasi tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Para siswa juga diajak untuk berkomitmen menjauhi kenakalan remaja serta menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Halmahera Utara dalam mengedepankan pencegahan dan pembinaan kepada generasi muda melalui pendekatan yang humanis dan dialogis.(Yan/Red)
