Selain menetapkan tiga pemenang utama, lomba yang berlangsung sejak 5 Juni 2026 tersebut juga memberikan penghargaan khusus kepada Kelurahan Togafo sebagai Pelopor Lahan Produktif Ramah Lingkungan & Bebas Limbah (Zero Waste Agriculture).
Para pemenang diumumkan pada 15 September 2026 setelah rangkaian lomba berlangsung selama lebih dari dua bulan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong masyarakat memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk menghasilkan pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.
Berdasarkan hasil penilaian, Kecamatan Ternate Tengah melalui Kelurahan Salahuddin ditetapkan sebagai Juara I. Juara II diraih Kecamatan Ternate Utara melalui Kelurahan Tubo, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Ternate Barat melalui Kelurahan Togafo.
Ketua TP PKK Kota Ternate, Ny. Hj. Marliza M. Tauhid, mengatakan lomba tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau sekadar kompetisi antarkecamatan.
“Yang paling penting dari lomba ini bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana semangat memanfaatkan pekarangan dapat terus hidup dan menjadi kebiasaan masyarakat.”
Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan pekarangan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah kota, kecamatan, kelurahan hingga masyarakat. Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan pekarangan di wilayah masing-masing.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kecamatan dan kelurahan yang telah berpartisipasi. Setiap wilayah memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda, tetapi semuanya telah menunjukkan semangat untuk bergerak dan berinovasi. Mudah-mudahan apa yang sudah dimulai melalui lomba ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan,” ujarnya.
Selain tiga juara utama, panitia juga memberikan penghargaan untuk kategori Video Terbaik. Penghargaan tersebut diberikan kepada Kelurahan Marikurubu.
Video menjadi salah satu bentuk kreativitas peserta dalam memperkenalkan aktivitas pemanfaatan pekarangan sekaligus menggambarkan proses yang dilakukan masyarakat dalam mengembangkan lahan produktif di wilayahnya.
Togafo Diganjar Penghargaan Zero Waste Agriculture
Sementara itu, Kelurahan Togafo mendapat perhatian khusus karena selain meraih Juara III, juga memperoleh penghargaan dari Ketua TP PKK Kota Ternate sebagai Pelopor Lahan Produktif Ramah Lingkungan & Bebas Limbah (Zero Waste Agriculture).
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan inovasi Togafo dalam mengembangkan lahan produktif yang ramah lingkungan, terutama melalui kemandirian penggunaan kompos dan pemeliharaan ekosistem pertanian organik.
Marliza berharap berakhirnya lomba tidak menjadi akhir dari gerakan pemanfaatan pekarangan. Sebaliknya, semangat yang telah tumbuh selama perlombaan diharapkan terus dilanjutkan oleh masyarakat.
“Harapan kami, setelah lomba selesai, semangatnya justru semakin kuat. Pekarangan produktif harus menjadi gerakan yang terus berjalan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga dan masyarakat.” pungkasnya
Dengan berakhirnya lomba tersebut, pemanfaatan pekarangan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perlombaan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menjaga lingkungan tetap hijau dan produktif.(Id/Red)