Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Memanas, Dua Kubu Massa Aksi Berbeda Pendapat tentang Hilirisasi Buah Kelapa

Senin | September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-28T08:44:22Z
iklan
Foto detikmalut
TOBELO, DETIKMALUT.com - Aliansi Peduli Petani Kelapa (AMPPK) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halut berbeda pendapat tentang Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2025, tentang Hilirisasi Buah Kelapa di Halut.

Pantauan media ini, polemik dua kubu terkuak setelah masing-masing menyampaikan orasinya di depan Kantor Bupati, Senin (28/9/2026). GMNI meminta Bupati Halmahera Utara segera mencabut perda tersebut karena dinilai merugikan masyarakat dan berpihak kepada investor.

Sementara, AMPPK mendukung Perda Hilirisasi Buah Kelapa karena menurut mereka hilirisasi di Halmahera Utara tetap berjalan secara efektif dan efisien, bahkan Pemda dan DPRD konsisten menjalankan perda secara baik dan membuka ruang kepada investor untuk berinvestasi di Halmahera Utara.

Perbedaan pendapat antara dua kubu massa aksi tersebut sempat memanas dan saling dorong setelah keduanya menyampaikan sikap yang berbeda terkait Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang Hilirisasi Buah Kelapa. Situasi sempat tegang, namun aparat keamanan berupaya memisahkan dan tidak berujung bentrok. Karena massa aksi dari GMNI pergi meninggalkan arena tersebut. (Yan/Red)
×
Berita Terbaru Update