![]() |
SOFIFI, DETIKMALUT.com - Pencak silat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda. Karena itu, olahraga bela diri tradisional tersebut didorong untuk dikenalkan dan diajarkan kepada masyarakat sejak usia dini.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan hal itu saat membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Gubernur Cup II Tingkat Provinsi Maluku Utara 2026 di Aula SMAN 5 Tidore Kepulauan, Jumat (4/9/2026).
“Sudah sepantasnya pencak silat diajarkan kepada seluruh masyarakat, bahkan sejak usia dini. Ini bagian dari menjaga kelestarian warisan leluhur,” kata Sarbin.
Menurut Sarbin, pencak silat tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan bertanding. Olahraga tersebut juga mengandung nilai disiplin, ketekunan, serta pembentukan karakter yang penting bagi perkembangan generasi muda.
Atas dasar itu, pemerintah daerah mendorong pembinaan pencak silat dilakukan secara lebih luas. Pengembangan prestasi atlet melalui kompetisi diharapkan tetap berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan pencak silat sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya Indonesia.
Kejurda Pencak Silat Gubernur Cup II tahun ini diikuti 352 atlet yang berasal dari sembilan kabupaten dan kota di Maluku Utara. Kejuaraan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 September 2026.
Selain menjadi ajang mengukur hasil latihan para atlet, kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan untuk menemukan pesilat-pesilat potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kejuaraan di tingkat lebih tinggi.
Ketua Panitia Kejurda, Yusman Taher, mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi pesilat Maluku Utara menuju Pra-PON 2028.
Sarbin juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) untuk terus melakukan pencarian dan pembinaan terhadap bibit-bibit muda. Ia optimistis potensi pesilat Maluku Utara dapat berkembang hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
“Terima kasih dan bangga atas semangat dan antusias luar biasa yang ditunjukkan para atlet,” ujarnya.
Pembukaan Kejurda ditandai dengan pemukulan gong oleh Sarbin Sehe. Tanda tersebut sekaligus mengawali rangkaian pertandingan pencak silat yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Maluku Utara.(Id/Red)
