![]() |
TOBELO, DETIKMALUT.com - Sebanyak 74 tenaga kesehatan di Halmahera Utara kini memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kesempatan pembelajaran ini melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Hal ini guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor kesehatan.
Kerja sama ini ditandai dengan kunjungan kerja Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Ma'mun Murod, ke Halmahera Utara dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Kegiatan berlangsung di Ruang Meeting FTJ Kantor Bupati Halmahera Utara, Kecamatan Tobelo, Kamis, 2 Juli 2026.
Hadir dalam pertemuan itu Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, Rektor UMJ Prof. Dr. Ma'mun Murod beserta rombongan, Kepala Dinas Kesehatan Selfianus H. Kaya, Direktur RSUD Tobelo dr. Janta Bony, jajaran dosen UMJ, Pendamping Lapangan Program RPL Irham Hakim, serta 74 mahasiswa Program RPL Kebidanan UMJ Kelas Halmahera.
Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun SDM yang berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
"Tujuan utama kerja sama ini adalah membangun sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan. Ketika kompetensi tenaga kesehatan meningkat, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin optimal," ujar Kasman.
Senada dengan itu, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua menegaskan Program RPL menjadi solusi bagi tenaga kesehatan yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan tugas pelayanan.
Menurut Piet, saat ini masih terdapat lebih dari 300 tenaga kesehatan di Halmahera Utara yang belum berkualifikasi sarjana. Karena itu, Program RPL menjadi langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM kesehatan.
"Program RPL ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin berkualitas," kata Piet.
Ia menambahkan, pengembangan SDM merupakan bagian dari implementasi visi pembangunan Halmahera Utara SETARA (Sehat, Terdidik, Aman, Berbudaya, dan Sejahtera).
"Kami ingin membangun Halmahera Utara melalui SDM yang unggul. Karena itu, kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta harus terus diperkuat agar mampu melahirkan tenaga-tenaga profesional yang mendukung pembangunan daerah," tegasnya.
Selain peningkatan kualitas SDM, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara juga terus membenahi sektor kesehatan melalui penguatan fasilitas dan tenaga medis di RSUD Tobelo.
Saat ini RSUD Tobelo telah diperkuat oleh 24 dokter spesialis, termasuk tambahan satu dokter spesialis penyakit dalam yang baru menyelesaikan pendidikan. Rumah sakit tersebut juga menjadi satu-satunya di Provinsi Maluku Utara yang telah memiliki fasilitas Cath Lab untuk layanan Digital Subtraction Angiography (DSA). Pemerintah daerah kini tengah mempersiapkan pengembangan layanan pemasangan ring jantung sehingga masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Ma'mun Murod, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan.
"Kami datang untuk melihat secara langsung pelaksanaan Program RPL di Halmahera Utara. Alhamdulillah program ini berjalan dengan baik. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang sehingga semakin banyak sumber daya manusia berkualitas yang lahir dari Halmahera Utara," ujarnya.
Dalam kuliah umum yang disampaikannya, Ma'mun Murod menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama dalam membangun peradaban dan meningkatkan daya saing bangsa. Menurutnya, kolaborasi antara pergur.(Yan/Red)

