![]() |
TERNATE, DETIKMALUT.com - Panitia Festival Buku (Book Fest) Maluku Utara 2026 terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Salah satu langkah yang ditempuh yakni membangun sinergi dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate untuk memperluas publikasi sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam festival literasi tersebut.
Komitmen kolaborasi itu dibahas dalam audiensi antara panitia Book Fest Maluku Utara dengan Kepala Stasiun RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin, di Kantor RRI Ternate, Senin (29/6/2026).
Pengarah Book Fest Maluku Utara, M. Asghar Saleh, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat dukungan berbagai pihak agar pelaksanaan festival di Benteng Oranje, Ternate, dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui publikasi dan siaran RRI.
Menurut Asghar, Book Fest Maluku Utara tidak hanya menghadirkan pameran buku, tetapi juga dirancang sebagai ruang kreatif yang memberikan kesempatan lebih besar bagi para penulis lokal untuk berkarya, memperkenalkan hasil tulisannya, sekaligus memperkuat ekosistem literasi di daerah.
"Festival ini menjadi wadah untuk memotivasi para penulis. Selama ini, salah satu persoalan terbesar yang mereka hadapi adalah kendala dalam proses penerbitan buku. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan membentuk Yayasan Rumah Buku Maluku Utara sebagai lembaga resmi untuk menghimpun dukungan dan donatur," kata Asghar.
Selain pameran buku, Book Fest Maluku Utara 2026 juga akan menghadirkan beragam agenda, di antaranya peluncuran buku, diskusi literasi, pemberian penghargaan kepada pegiat literasi, berbagai kegiatan kreatif, hingga pementasan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat.
"Karena itu, kami berharap RRI dapat berkolaborasi melalui program dialog interaktif maupun pemberitaan sehingga gaung festival ini dapat menjangkau masyarakat lebih luas," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Stasiun RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Book Fest Maluku Utara. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif yang sejalan dengan upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat.
"Kami siap mendukung melalui siaran dialog maupun pemberitaan agar masyarakat semakin termotivasi untuk membaca dan mencintai buku," katanya.
Ia berharap kolaborasi antara RRI Ternate dan panitia Book Fest Maluku Utara dapat menjadi langkah bersama dalam membangun budaya literasi yang lebih kuat di Maluku Utara.
Melalui sinergi tersebut, panitia optimistis Book Fest Maluku Utara 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran buku, tetapi juga menjadi ruang bertemunya penulis, pembaca, pegiat literasi, serta masyarakat untuk bersama-sama mendorong tumbuhnya budaya membaca dan berkarya di Maluku Utara.(Id)

