Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

KKN Tematik Kolaborasi Unhena dengan Kementerian Koperasi

Kamis | April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-16T11:39:02Z
iklan
TOBELO, DETIKMALUT.com - Sebanyak 150 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hein Namotemo (Unhena) menerima pembekalan dengan tema "Generasi Muda Penggerak Koperasi Masa Depan", Kamis (16/4/2026) di Gedung Graha Bethany, Desa Wosia.

KKN Tematik Unhena kali ini melibatkan Kementerian Koperasi sebagai bentuk kolaborasi guna mendorong dan membekali para mahasiswa saat melaksanakan KKN Tematik.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sary, menyatakan salah satu kampus di perbatasan, yakni Universitas Hein Namotemo, memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kami menyadari bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam memperkuat ekonomi nasional, khususnya di daerah-daerah seperti Halmahera Utara yang memiliki potensi besar namun masih membutuhkan penguatan kapasitas sumber daya manusia," katanya saat memberikan sambutan.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini terbangun sinergitas yang lebih erat antara perguruan tinggi dan Kementerian Koperasi, khususnya dalam pengembangan talenta muda yang unggul, inovatif, serta memiliki daya saing di bidang koperasi dan UMKM.

"Kami juga membuka ruang kolaborasi dalam bentuk pelatihan, pendampingan, riset terapan, serta program literasi koperasi bagi mahasiswa dan masyarakat. Melalui peningkatan pemahaman mahasiswa tentang koperasi, diharapkan kampus menjadi rumah baru bagi gerakan koperasi Indonesia," ungkapnya.

Menurut Destry, kampus merupakan tempat lahirnya gagasan, tumbuhnya kepemimpinan dan karakter. Bahkan dari kampuslah masa depan Indonesia, termasuk masa depan koperasi, dibentuk.

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa kesempatan membangun koperasi di Indonesia semakin luas seiring dengan kebijakan Presiden yang memprioritaskan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.

Dikatakannya, koperasi akan menjadi alat pemerataan ekonomi dan pendapatan masyarakat serta mencapai tujuan sila kelima, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ke depan, koperasi juga akan menjadi motor tumbuhnya industrialisasi mulai dari desa serta mendorong hilirisasi melalui koperasi dan swasta pangan.

"Saya ingin menyampaikan pesan yang sangat jelas dan tegas hari ini, bahwa anak muda jangan ragu untuk menjadi anggota koperasi, jangan ragu untuk berkarya di koperasi. Koperasi adalah ruang strategis untuk membangun masa depan bagi diri kalian, masyarakat, dan bangsa Indonesia," pesannya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi tentang koperasi dari sisi nilai (value), sehingga terbentuk calon penggerak koperasi yang profesional dan berkelanjutan, serta mampu menumbuhkembangkan koperasi yang dijalankan generasi muda.

Sementara itu, Rektor Universitas Hein Namotemo, Dr. Hendriane Namotemo, menyatakan bangga karena kampus yang dipimpinnya dikunjungi Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi beserta jajaran.

Pihaknya menyatakan bahwa salah satu bentuk tindak lanjut dari keseriusan program Presiden adalah menggerakkan koperasi desa, mengingat kekayaan alam di Halmahera Utara sangat melimpah dan dapat menyejahterakan masyarakat.

"Untuk itu, kami melihat pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi menghembuskan semangat ini dengan menggandeng dan menyentuh anak muda yang memiliki potensi serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan, sehingga mereka bisa ditempatkan di mana saja," tutupnya. (Yan)*
×
Berita Terbaru Update