Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Ratusan Mahasiswa Kesmas UMMU Ikuti Sosialisasi 5 Kunci Keamanan Pangan dan Cek KLIK

Kamis | Juni 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T14:16:19Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Ratusan mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) mengikuti kegiatan sosialisasi keamanan pangan yang digelar di Aula Rektorat UMMU Lantai 3, Kamis (04/06/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) keamanan pangan yang dilaksanakan oleh Kader Keamanan Pangan Nasional dari Nasyiatul Aisyiyah Maluku Utara dan Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Ternate bekerja sama dengan Program Studi Kesehatan Masyarakat UMMU.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya keamanan pangan sebagai salah satu faktor utama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk mahasiswa sebagai agen edukasi yang dapat menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Materi yang disampaikan mengacu pada konsep 5 Kunci Keamanan Pangan dan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) yang menjadi bagian dari program edukasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Materi sosialisasi disampaikan oleh enam akademisi yang juga merupakan Kader Keamanan Pangan Nasional, yakni Diah Merdekawati Surasno, M.Kes, Dr. Tati Sumiati, M.Kes, Suryani Mansur, M.Kes, Yusnita, M.Kes, Siti Nurhidayanti, M.Kes, dan Agustin Rahayu, M.Si. Para pemateri membahas 5 Kunci Keamanan Pangan serta Cek KLIK sebagai panduan bagi masyarakat dalam memilih, mengolah, menyimpan, dan mengonsumsi pangan yang aman.

Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat UMMU, Yusnita, M.Kes, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan kader nasional BPOM dalam mendukung peningkatan literasi keamanan pangan di kalangan mahasiswa.

“Program Studi Kesehatan Masyarakat menyambut baik kolaborasi dengan Aisyiyah PDA Kota Ternate dan Kader Nasional BPOM dalam rangka sosialisasi keamanan pangan. Kami percaya, keamanan pangan tidak cukup dijaga oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara akademisi, organisasi masyarakat, dan lembaga pengawas,” ujarnya.
Menurut Yusnita, kegiatan tersebut memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami sekaligus mengimplementasikan ilmu promosi kesehatan yang selama ini dipelajari di bangku kuliah.

“Melalui kolaborasi ini, mahasiswa Kesehatan Masyarakat mendapatkan ruang nyata untuk mengaplikasikan ilmu promosi kesehatan. Tujuan kami sederhana, memastikan setiap keluarga, terutama generasi muda, memahami cara memilih, mengolah, dan menyimpan makanan yang aman,” katanya.

Ia berharap sinergi yang telah dibangun dapat terus berlanjut dan menjadi model pengabdian masyarakat berbasis komunitas yang berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi ini menjadi model pengabdian berbasis komunitas yang berkelanjutan, karena pangan yang aman adalah fondasi bangsa yang sehat dan produktif,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dan diskusi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran mengenai keamanan pangan semakin meningkat sehingga mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat serta mendukung terwujudnya budaya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan bermutu. (Id)
×
Berita Terbaru Update