![]() |
Peluncuran program tersebut berlangsung pada Sabtu (30/5/2026) pukul 10.00 WIT di Lantai I Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Chasan Boesoirie dan dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara serta Kepala Kantor Pos Ternate.
Program ini dihadirkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya layanan farmasi, agar masyarakat lebih mudah, cepat, dan nyaman dalam memperoleh obat setelah berobat.
Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes, mengatakan inovasi tersebut lahir dari komitmen rumah sakit untuk memberikan akses layanan farmasi yang lebih mudah bagi masyarakat.
“Hari ini kita melaunching satu inovasi, SOBAT KITA atau Solusi Obat Kitorang Antar. Inovasi ini lahir untuk memudahkan akses layanan farmasi, sehingga masyarakat yang datang berobat di RS ini bisa dilayani dengan lebih mudah,” ujar dr. Rosita saat memberikan sambutan.
Melalui SOBAT KITA, pasien yang telah selesai menjalani pemeriksaan atau perawatan dapat memilih dua jenis layanan pengantaran obat sesuai kebutuhan.
Pilihan pertama dilakukan melalui kerja sama dengan Kantor Pos Ternate. Pengantaran menggunakan kurir resmi dengan tarif flat Rp20 ribu untuk seluruh wilayah Kota Ternate. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai maupun non-tunai melalui QRIS.
Sementara pilihan kedua menggunakan jasa ojek khusus yang telah direkrut pihak rumah sakit. Tarif layanan disesuaikan dengan jarak tempuh menuju alamat pasien dan dibayarkan langsung kepada pengemudi.
Untuk memastikan keamanan obat selama pengiriman, pihak rumah sakit menerapkan sistem pemantauan. Pengiriman melalui Kantor Pos menggunakan sistem gasbot, sedangkan layanan ojek dipantau melalui sistem berbasis web yang memungkinkan proses pengantaran dipantau secara real-time.
“Jadi sudah ada sistemnya yang kita gunakan untuk memantau. Obat dipastikan aman dan sampai ke tangan pasien,” tegasnya.
![]() |
Selain itu, RSUD juga menyediakan layanan informasi selama 24 jam. Nomor kontak khusus dikelola langsung petugas farmasi di apotek untuk melayani pertanyaan maupun laporan terkait status obat pasien.
Pasien yang ingin menggunakan layanan ini diwajibkan mengisi formulir persetujuan antar obat. Formulir tersebut memuat identitas pasien, nomor resep, alamat tujuan, hingga persetujuan biaya pengantaran yang ditandatangani pasien atau keluarga bersama petugas.
dr. Rosita turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah menyiapkan inovasi tersebut.
“Apresiasi saya kepada teman-teman yang sudah menyiapkan inovasi ini. Semoga dengan lahirnya SOBAT KITA, standar pelayanan farmasi di RSUD Chasan Boesoirie semakin meningkat dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Maluku Utara,” pungkasnya.
Kehadiran SOBAT KITA diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh obat dengan lebih praktis, cepat, dan nyaman tanpa harus kembali datang ke rumah sakit.


