Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov Malut Dorong Transformasi Digital ASN Lewat Pelatihan AI DTS 2026

Senin | Mei 04, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T13:24:52Z
iklan
SOFIFI, DETIKMALUT.com - Upaya mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan responsif.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) bekerja sama dengan Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Komdigi Manado menggelar Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Government Transformation Academy (GTA) Tahun 2026. Kegiatan ini resmi dimulai pada Senin (4/5) dan akan berlangsung hingga 8 Mei 2026.

Pelatihan yang dipusatkan di Aula Bidadari, Kantor BPSDM tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan ASN di bidang Artificial Intelligence (AI), sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan pengelolaan data dan dinamika kebijakan publik yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Fachruddin Tukuboya, menekankan pentingnya pemanfaatan AI oleh ASN, khususnya dalam meningkatkan kualitas analisis dan evaluasi kebijakan.

“Kegiatan Digital Scholarship Talent (DTS) merupakan wujud pemerintah berkomitmen untuk memasuki revolusi industri 5.0, karena saat ini apabila berbicara tentang kemajuan sebuah bangsa, landasannya adalah teknologi” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BLSDM Komdigi Manado, Arsyad, M.Kom., menjelaskan bahwa teknologi AI memiliki peran strategis dalam membantu ASN mengelola data dalam skala besar, mengenali pola, hingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.

“Memang secara garis besar program DTS dibagi menjadi delapan Akademi. Namun kali ini kita focus pada Government Transformation Academy (GTA). Mungkin kedepan, akan ada lagi kegiatan seperti Fresh Graduate Academy (FGA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Thematic Academy (TA), Professional Academy (ProA), Government Transformation Academy (GTA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Digital Leadership Academy (DLA), Talent Scouting Academy (TSA),” papar Arsyad.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran AI diharapkan mampu menjawab persoalan klasik pengelolaan data pemerintah yang selama ini masih tersebar dan belum terintegrasi secara optimal.

Menutup sambutannya, Fachruddin berharap pelatihan ini menjadi titik penting dalam membangun sistem pemerintahan berbasis digital yang bersih, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Bahwa Pelatihan DTS yang ditujukan untuk ASN diharapkan bisa mendukung percepatan transformasi digital di instansi pemerintah guna mendukung kemajuan Pemprov Malut,” pungkasnya.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan secara resmi, acara ditutup dengan penyematan pin kepada perwakilan peserta pelatihan.

Di tengah arus transformasi digital nasional, Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda terus mendorong ASN untuk lebih inovatif dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.(Red)

Dengan penguasaan kompetensi digital yang semakin kuat, ASN diharapkan tidak hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan. Hal ini penting untuk meningkatkan efisiensi birokrasi, kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Ke depan, ASN yang adaptif terhadap teknologi akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemajuan daerah di era digital.
×
Berita Terbaru Update