Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Intimidasi Wartawan Warnai Laga Malut United vs PSM di Gelora Kie Raha

Minggu | Maret 08, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T17:51:37Z
iklan
Ilustrasi
TERNATE, DETIKMALUT.com - Sejumlah jurnalis yang melakukan peliputan pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha mengaku mengalami tindakan intimidatif dari seorang pria yang diduga merupakan official Malut United FC.

Peristiwa tersebut terjadi setelah pertandingan antara Malut United melawan PSM Makassar berakhir. Saat itu, seorang wartawan dari Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate sedang merekam aktivitas perangkat pertandingan yang meninggalkan lapangan.

Namun di tengah proses dokumentasi tersebut, seorang pria tiba-tiba menghampiri dan mempersoalkan rekaman yang diambil. Ia bahkan meminta wartawan tersebut menghapus video yang telah direkam.

“Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu,” teriaknya sembari memprovokasi sejumlah suporter.

Selain meminta penghapusan rekaman, pria tersebut juga disebut sempat meminta steward untuk mengeluarkan para wartawan dari area tribun, meskipun mereka telah mengantongi kartu identitas resmi peliputan dari penyelenggara liga.

Salah satu wartawan yang berada di lokasi, Firjal Usdek, pimpinan media Halmahera Post, menyampaikan kekecewaannya terhadap perlakuan tersebut. Menurutnya, para jurnalis yang berada di tribun tidak melanggar aturan karena seluruhnya menggunakan ID Card resmi.

“Kami di tribun menggunakan ID Card yang lengkap, kami juga tidak keluar batas,” ujar Firjal yang juga menjabat Sekretaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Maluku Utara.

Ia menegaskan, upaya memaksa wartawan untuk menghapus rekaman merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang melindungi kerja jurnalistik.

“Kami sangat kecewa atas tindakan yang kami terima malam hari ini,” ucapnya tegas.

Dalam situasi tersebut, pemilik utama Malut United FC, David Glen Oei, yang berada di sekitar lokasi juga sempat menegur wartawan yang melakukan peliputan.

“Kamu dari mana? Kalau dari Ternate kenapa tidak mendukung kami,” tegas David.

Sementara itu, pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha tersebut berakhir tanpa pemenang setelah Malut United sebagai tuan rumah harus puas berbagi poin dengan PSM Makassar. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak klub terkait insiden yang dialami sejumlah wartawan tersebut.(*)
×
Berita Terbaru Update