![]() |
TERNATE, DETIKMALUT.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Maluku Utara, Kamis (5/3/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut antara lain Morotai, Loloda, Oba, Wasile, Maba, Gebe, dan daerah sekitarnya.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan para pengguna transportasi laut agar lebih berhati-hati karena cuaca buruk dapat memicu peningkatan tinggi gelombang serta menurunkan jarak pandang di sejumlah perairan di Maluku Utara. “Waspada berpotensi terjadi peningkatan ketinggian gelombang dan penurunan jarak pandang akibat cuaca buruk di wilayah perairan Maluku Utara” kata BMKG.
Dalam rilis resminya, BMKG memprediksi pada pagi hari kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Maluku Utara akan didominasi awan dengan peluang hujan ringan hingga sedang, khususnya di Morotai, Loloda, Galela, dan Tobelo. Potensi hujan serupa juga diperkirakan terjadi di wilayah Ibu, Jailolo, Sidangoli, Tidore, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Patani, Gebe, serta daerah sekitarnya.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca umumnya masih berawan dengan kemungkinan hujan ringan hingga lebat di sejumlah wilayah seperti Morotai, Loloda, Galela, Tobelo, Kao, Ibu, Malifut, Jailolo, dan Sidangoli. Kondisi yang sama juga diperkirakan terjadi di Ternate, Tidore, Sofifi, Oba, Weda, Wasile, Maba, Patani, Gane, Bacan, Obi, dan sekitarnya.
“Suhu udara 27 sampai 32 derajat celcius, dengan tingkat kelembaban udara relatif antara 70 sampai 90 persen. Angin dengan arah bervariasi dari Barat Laut ke Utara dengan kecepatan 5 sampai 40 km/jam dan tinggi gelombang 0.5 sampai 2 meter” ujar BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca terkini serta berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi nelayan dan pengguna transportasi laut yang beraktivitas di wilayah perairan Maluku Utara.(*)

