Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Sinkronkan Program 2026, Gubernur Sherly Dialog Bersama Jajaran OPD

Senin | Januari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T13:00:13Z
iklan
SOFIFI, DETIKMALUT.com - Mengawali tahun 2026, Pemerintah Provinsi Maluku Utara langsung menggeber penguatan koordinasi internal sebagai langkah awal memastikan roda pemerintahan berjalan solid dan terarah. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menggelar dialog bersama jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat administrator, pengawas, serta jabatan fungsional di lingkungan Pemprov Maluku Utara, Senin (5/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Nuku, Lantai II Kantor Gubernur Maluku Utara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sarbin Sehe dan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir. Dialog tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja sekaligus mengevaluasi kinerja pemerintahan sepanjang tahun 2025.

Gubernur Sherly menegaskan, pertemuan ini memiliki arti penting sebagai ruang sinkronisasi dan evaluasi kinerja, sekaligus momentum awal menyiapkan arah kebijakan pembangunan Maluku Utara di tahun 2026.

“Hari ini kita bisa sinkronkan sekaligus melakukan evaluasi diperjalanan 2025 serta menyiapkan semua arah pembangunan Malut di tahun 2026,” ujar Sherly.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja keuangan daerah sepanjang 2025. Realisasi penerimaan Provinsi Maluku Utara tercatat mencapai Rp355 miliar atau 101,4 persen, sementara tingkat penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berada di angka 92 persen.

Meski demikian, Sherly berharap pada tahun 2026 penyerapan APBD dapat lebih dioptimalkan agar dampak pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Dialog kemudian berlanjut ke sesi diskusi yang membahas sejumlah isu strategis, di antaranya upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembiayaan operasional kapal cepat dan feri, serta pembayaran tunjangan bagi jabatan fungsional.

Terkait peningkatan kepatuhan wajib pajak, Gubernur Sherly menekankan pentingnya optimalisasi kerja sama lintas instansi. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan efektivitas penagihan pajak kendaraan bermotor yang masih menunggak. Selain itu, Pemprov Malut juga akan mendorong berbagai strategi dan inovasi guna memperkuat pendataan serta tindak lanjut terhadap kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajaknya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sarbin Sehe secara tegas mengingatkan seluruh jajaran agar meninggalkan ego sektoral dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Jangan lagi merasa saya pimpinan OPD, jangan lagi merasa saya kabag/kabid, hilangkan itu semua,” ucap Sarbin.

Menutup arahannya, Gubernur Sherly mengajak seluruh OPD untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mendorong kemajuan Maluku Utara ke depan.

“Kita sama-sama terus kuatkan pelayanan dasar supaya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini akan jadi fondasi pembangunan yang menjadi prasyarat bagi kemajuan di tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.

Dengan penguatan koordinasi sejak awal tahun, Pemerintah Provinsi Maluku Utara optimistis mampu menjaga kesinambungan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat.(*)
×
Berita Terbaru Update