![]() |
| salah satu rumah yang rusak berat |
JAILOLO, DETIKMALUT.com - Hujan deras yang mengguyur Desa Tolofuo, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, memicu longsor dan banjir rob yang merusak puluhan rumah warga. Kejadian ini berlangsung sejak Rabu dini hari (7/1/2026), dan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat setempat.
“Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur cukup lama, sehingga tanah di sekitar pemukiman warga menjadi jenuh air dan runtuh secara tiba-tiba. Pagi ini kembali terjadi longsor susulan yang mengakibatkan kerusakan pada rumah warga lainnya,” ujar Masbuk Jupati, Kepala Desa Tolofuo.
Berdasarkan pendataan sementara, total 23 rumah warga terdampak, dengan rincian 3 rumah rusak total, 3 rumah rusak berat, dan 17 rumah rusak ringan. Lokasi kerusakan tersebar di sejumlah titik di desa tersebut.
Selain longsor, banjir rob turut melanda Desa Tolofuo. “Ketika banjir dari daratan bertemu dengan air pasang laut, ketinggian air mencapai sekitar satu meter dan merendam seluruh rumah warga di RT 01,” jelas Masbuk.
![]() |
Pemerintah Desa Tolofuo kini tengah melakukan pendataan lanjutan terhadap seluruh rumah dan warga terdampak, baik akibat longsor maupun banjir. Pihak desa juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Loloda dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan darurat, sambil menunggu bantuan lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.
“Kami berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, mengingat jumlah rumah terdampak cukup banyak dan beberapa keluarga kini kehilangan tempat tinggal akibat longsor serta banjir yang terjadi secara bersamaan,” pungkas Masbuk.
Kondisi ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan pemerintah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan risiko bencana alam di wilayah pesisir Halmahera Barat.(*)


