TOBELO, DETIKMALUT.com - Hujan deras yang disertai angin kencang beberapa hari lalu mengakibatkan satu unit Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terletak di Desa Dedeta, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, mengalami kerusakan parah.
Kerusakan paling fatal terjadi pada bagian atap bangunan. Seng-seng atap tercabut dan rusak akibat diterjang angin, sehingga memperparah kondisi bangunan yang sejak lama dinilai sudah jauh dari kata layak sebagai fasilitas pelayanan kesehatan. Meski demikian, pustu tersebut hingga kini masih tetap difungsikan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Bangunan pustu itu hanya terdiri dari satu unit dengan dua ruangan, yakni satu ruangan untuk tempat tinggal petugas kesehatan dan satu ruangan lainnya untuk pelayanan. Selain atap yang rusak, kondisi bangunan juga tampak memprihatinkan. Seng atap sudah berkarat, terdapat sejumlah tambalan akibat kebocoran sebelumnya, serta beberapa jendela tidak lagi memiliki kaca dan hanya ditutupi menggunakan seng bekas.
“Dua hari lalu hujan dan angin kencang menyebabkan seng tercabut dan rusak. Kondisi ini membuat kami sulit untuk tinggal di sini, apalagi sekarang sedang musim hujan,” ungkap Anti bidan desa.
Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan jika kerusakan tersebut tidak segera ditangani. “Kalau tidak cepat diatasi, kami tidak bisa menetap di sini dan otomatis pelayanan kesehatan tidak bisa berjalan,” tegasnya.
Masyarakat dan tenaga kesehatan setempat berharap pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, segera merespons dan mengambil langkah cepat untuk memperbaiki pustu tersebut. Perbaikan dinilai sangat mendesak demi menjamin kelancaran pelayanan kesehatan sekaligus memberikan rasa aman dan layak bagi petugas kesehatan yang bertugas.
Apalagi, Desa Dedeta berada di wilayah Loloda Kepulauan yang cukup jauh dari pusat layanan kesehatan kecamatan. Untuk mencapai puskesmas kecamatan, warga dan petugas harus menyeberangi laut, sehingga keberadaan pustu yang layak menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat setempat.(*)

