Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov Malut Percepat Penanganan Banjir Halut, Wagub Sarbin Sehe Tinjau Lokasi

Sabtu | Januari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-01-17T04:33:15Z
iklan
TOBELO, DETIKMALUT.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda Kabupaten Halmahera Utara. Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, didampingi Bupati Halmahera Utara serta Sekretaris Provinsi Maluku Utara, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah desa terdampak banjir pada Jumat hingga Sabtu (16–17 Januari 2026).

Kunjungan selama dua hari tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara.

Pada hari pertama, Jumat (16/01/2026), Wakil Gubernur meninjau langsung kondisi bantaran sungai di Desa Somaetek dan Desa Parseba yang mengalami pelebaran akibat banjir besar yang terjadi pada 7 Januari 2026 lalu. Dalam peninjauan tersebut, Wagub berdiskusi dengan berbagai pihak terkait, di antaranya Disperkim Pemprov Malut, Dinas PUPR, BPBD Provinsi, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, serta OPD terkait baik dari tingkat provinsi maupun Kabupaten Halmahera Utara.

Selain melakukan peninjauan fisik, Wagub juga menyerap aspirasi warga yang terdampak secara langsung. Masyarakat mengeluhkan keterbatasan akses air bersih pascabanjir, serta meminta perhatian pemerintah terhadap aktivitas perusahaan yang dinilai berpotensi memperparah kondisi sungai. Warga juga berharap adanya pembangunan talaud di sepanjang aliran sungai guna mencegah bencana serupa terulang di masa mendatang.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk perbaikan rumah warga yang rusak serta pemenuhan kebutuhan pangan.

Dalam kesempatan itu, Wagub juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala desa, hingga camat, yang dinilai mampu bekerja sama dengan baik sehingga proses penanganan pascabanjir dapat berjalan relatif lancar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah agar tidak mencemari sungai.

"Mari bapak ibu kita jaga kebersihan lingkungan kita, tidak membuang sampah sembarang, sehingga sungai mengalir bersih, semua kita jaga demi masa depan kita bersama," himbaunya.

Pada kunjungan tersebut, Wagub turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan kesehatan bayi dan dewasa, seperti sabun mandi, kapas, handuk, pakaian, sikat gigi, pasta gigi, selimut bayi, pampers, pembalut, serta kebutuhan dasar lainnya.

Usai melaksanakan salat Jumat di Tobelo, Wagub beserta rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau Jembatan Kaliaru yang terputus akibat banjir. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Bobisingo dan Desa Dodowo, Kecamatan Galela Utara. Pemerintah saat ini tengah mengupayakan pembangunan jalur alternatif agar mobilitas warga serta distribusi bantuan tetap dapat berjalan.

Untuk agenda hari kedua, Sabtu (17/01/2026), Wakil Gubernur dijadwalkan menghadiri peringatan Isra Mi’raj di Desa Luari, sebelum melanjutkan kunjungan ke wilayah Loloda guna meninjau kondisi masyarakat terdampak sekaligus menyerahkan bantuan lanjutan.

Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap proses pemulihan pascabanjir di Halmahera Utara dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan, demi menjamin keselamatan serta kesejahteraan masyarakat ke depan.(*)
×
Berita Terbaru Update