Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Longsor Hancurkan Bak Air, Warga Desa Tolofuo Alami Krisis Air Bersih dan Butuh Perhatian Khusus

Minggu | Januari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-01-11T00:40:03Z
iklan
Lokasi bak air yang kini terisa puing-puin dan pipa saluran.
JAILOLO, DETIKMALUT.com - Banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kabupaten Halmahera Barat membawa dampak serius bagi warga Desa Tolofuo, Kecamatan Loloda. Salah satu fasilitas vital desa, yakni bak penampungan air bersih, dilaporkan lenyap akibat diterjang longsor.

Bak air utama yang selama ini menjadi sumber air minum warga berada sekitar satu kilometer dari mata air. Namun, longsor hebat yang terjadi menyeret dan menimbun seluruh bangunan tersebut hingga tidak dapat lagi difungsikan. Di lokasi kejadian kini hanya tersisa timbunan tanah dan puing-puing bangunan.

Akibat kejadian itu, seluruh warga Desa Tolofuo kini berada dalam kondisi darurat air bersih. Tidak ada lagi pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, mandi, maupun keperluan dasar lainnya.

Kehidupan warga pun terganggu. Sebagian masyarakat terpaksa bertahan dengan sisa air yang ada, sementara sebagian lainnya harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air demi bertahan hidup.

Bak penampungan air yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan desa itu kini tinggal kenangan. Warga mengaku kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa ketersediaan air bersih.

Masyarakat Desa Tolofuo berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan memberikan penanganan darurat. Bantuan pendistribusian air bersih sangat dibutuhkan, sembari menunggu pembangunan kembali bak air yang hancur akibat longsor.

Hingga saat ini, warga masih menantikan perhatian dan langkah cepat dari pemerintah untuk mengatasi krisis air bersih yang mereka alami.(Red)*
×
Berita Terbaru Update