![]() |
JAILOLO, DETIKMALUT.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana alam. Melalui Dinas Sosial, Pemprov Malut menyalurkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat banjir yang melanda Desa Soasio, Kabupaten Halmahera Barat, pada Jumat (09/01).
Santunan tersebut diberikan kepada dua keluarga korban, masing-masing sebesar Rp5.000.000. Bantuan ini dimaksudkan sebagai bentuk empati sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat yang sedang mengalami masa duka akibat bencana.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim, menyampaikan bahwa penyaluran santunan kematian ini merupakan bagian dari program sosial yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Maluku Utara sejak awal kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda.
“Santunan Rp5 juta untuk keluarga korban meninggal merupakan bagian dari program sosial yang digagas Ibu Gubernur. Pihak keluarga telah menerima,” jelas Zen.
Ia menambahkan, bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku Utara dan diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban, setidaknya dalam memenuhi kebutuhan mendesak pascakejadian.
Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta instansi terkait untuk melakukan penanganan lanjutan pascabencana. Upaya pemulihan difokuskan pada perbaikan bangunan warga dan fasilitas umum yang rusak akibat banjir.
Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak dapat segera pulih dan kembali berjalan normal. Pemprov Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat, serta memastikan dukungan nyata selama proses pemulihan pascabencana berlangsung.(*)

