![]() |
| Ilustrasi |
TERNATE, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi wilayah Maluku Utara, Rabu (28/1/2026). Peringatan ini dikeluarkan menyusul adanya potensi angin kencang yang dapat berdampak langsung pada peningkatan tinggi gelombang laut di sejumlah perairan.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran.
“Waspada potensi terjadinya peningkatan ketinggian gelombang akibat angin kencang. Peringatan tersebut berlaku untuk seluruh wilayah perairan Maluku Utara”
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang. Potensi hujan tersebut diperkirakan terjadi di wilayah Widi, Obi, dan sekitarnya.
Sementara itu, pada siang hingga sore hari, cuaca masih didominasi cerah berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur sejumlah wilayah, antara lain Weda, Patani, Gane, Bacan, Widi, Obi, Falabisahaya, Taliabu, serta daerah sekitarnya.
BMKG juga mencatat suhu udara di Maluku Utara berada pada kisaran 27 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban relatif cukup tinggi, yakni antara 65 hingga 100 persen. Angin bertiup dengan arah bervariasi dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan mencapai 10 sampai 40 kilometer per jam.
Kondisi tersebut turut memengaruhi perairan, di mana tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2,0 meter. Meski masih dalam kategori sedang, BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini dapat berubah secara cepat, terutama saat terjadi penguatan angin.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru dan tidak memaksakan aktivitas di laut apabila kondisi tidak memungkinkan, demi keselamatan bersama.(*)


