Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

GPM Digelar di Halsel, Wagub Malut Pastikan Harga Pangan Tetap Terjangkau

Senin | Desember 29, 2025 WIB Last Updated 2025-12-29T08:28:34Z
iklan
BACAN, DETIKMALUT.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Halmahera Selatan.

Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, turun langsung memimpin rangkaian kegiatan GPM di dua desa, yakni Desa Tomori dan Desa Labuha, pada Minggu (28/12). Program ini difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok yang paling terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

Dalam sambutannya, Wagub menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ia menyebutkan, sejak November hingga Desember 2025, Pemprov Maluku Utara telah melaksanakan kegiatan pangan murah di 72 titik yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.

"Fokus kami adalah memastikan kesejahteraan keluarga di dapur, terutama pada momen besar seperti Natal, Tahun Baru dan Idul Fitri. Kami juga ingin memastikan masyarakat paling membutuhkan yang terdata dalam sistem dapat merasakan dampak dari kegiatan ini," katanya.

Di Desa Tomori, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Malut menyalurkan sebanyak 2.000 paket sembako. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter, dengan harga tebus Rp50 ribu per paket. Total bahan pangan yang disediakan meliputi 10 ton beras, 4 ton gula pasir, serta 4.000 liter minyak goreng.

Sementara itu, di Desa Labuha, Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara menyediakan 1.000 paket sembako murah. Kepala Dinas Pangan Malut, Deny Tjan, menjelaskan bahwa total stok yang disiapkan mencapai 9 ton, terdiri dari 5 ton beras, 2 ton gula pasir, dan 2.000 liter minyak goreng.

Kegiatan GPM di dua desa tersebut menjadi semakin istimewa berkat sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Paket sembako yang semula ditebus seharga Rp50 ribu itu akhirnya dapat dinikmati masyarakat secara cuma-cuma, setelah Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, mengumumkan bahwa pemerintah daerah menanggung seluruh biaya paket sembako tersebut.

Menutup rangkaian kegiatan, Wagub Malut menyampaikan pesan perdamaian dan persaudaraan kepada seluruh masyarakat Halmahera Selatan. Ia mengajak warga untuk terus menjaga tiga pilar utama kehidupan sosial, yakni persaudaraan seagama, persaudaraan kebangsaan, dan persaudaraan kemanusiaan.

"Nilai tertinggi adalah kemanusiaan, di mana kita saling memanusiakan tanpa memandang perbedaan. Semoga semangat Natal ini mempererat silaturahmi kita semua," pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Sekretaris Daerah, tokoh agama, perangkat desa, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya program pangan murah.(*)
×
Berita Terbaru Update