Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Strategi Ganda Sherly Tjoanda: Tekan Inflasi sambil Genjot Kesadaran Kesehatan Warga

Senin | November 24, 2025 WIB Last Updated 2025-11-24T05:03:28Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Di tengah upaya pemerintah daerah mencari cara efektif untuk menekan inflasi sekaligus meningkatkan layanan kesehatan, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memperkenalkan pendekatan baru yang menyatukan dua kebutuhan dasar masyarakat dalam satu kebijakan terpadu. Melalui kunjungannya ke Kecamatan Pulau Hiri (23/11), ia memadukan pasar murah dengan layanan cek kesehatan gratis sebagai strategi yang saling melengkapi.

Dalam kegiatan tersebut, pasar murah tidak hanya difungsikan sebagai tempat distribusi komoditas berharga terjangkau. Sherly mengatur ulang pola pelaksanaannya dengan memberikan prioritas belanja kepada warga yang terlebih dahulu mengikuti cek kesehatan gratis. Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat terdorong menjaga kesehatan tanpa merasa terbebani, sekaligus mengatur pengendalian harga secara lebih efektif.

Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya prestasi Maluku Utara yang kini menembus enam besar nasional dalam cakupan pemeriksaan kesehatan gratis. Namun bagi Sherly, capaian statistik tidak cukup. Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah memastikan layanan kesehatan benar-benar menjangkau wilayah-wilayah terpencil, termasuk Pulau Hiri yang memiliki akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan.

Di lapangan, kehadiran pasar murah yang biasanya digunakan untuk menekan inflasi dimaksimalkan kembali menjadi alat mobilisasi kesehatan masyarakat. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa dua sektor yang biasanya berjalan sendiri—ekonomi dan kesehatan bisa disatukan menjadi kebijakan yang lebih berdampak.

Sherly juga memanfaatkan keramaian warga untuk memberikan edukasi langsung. Di tengah antrean pembeli, ia menjelaskan pentingnya deteksi dini kesehatan dan mengajak masyarakat menjadikan pemeriksaan rutin sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih sehat.

Tidak hanya memberikan arahan, Sherly memastikan bahwa program yang dijalankan pemerintah harus memberikan manfaat nyata. Ia menekankan bahwa harga barang yang terjangkau dan kesehatan masyarakat yang terpantau adalah dua hal yang tidak boleh dipisahkan dalam pelayanan publik.

“Jika Hiri mencapai 100% cakupan cek kesehatan, kita akan kembali gelar pasar murah di sini,” ujar Sherly yang disambut riuh tepuk tangan warga. Janji ini memperkuat komitmen pemerintah bahwa partisipasi masyarakat akan dibalas dengan program yang langsung dirasakan manfaatnya.

Kombinasi antara insentif ekonomi dan layanan kesehatan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan modern tidak lagi bekerja dengan sekat-sekat sektor. Integrasi dua program yang berbeda justru menciptakan efektivitas baru dalam pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

Dengan pendekatan terpadu ini, Sherly menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya soal menyediakan program sebanyak-banyaknya, tetapi bagaimana setiap program terhubung dan menghadirkan dampak nyata. Jika strategi ini terus diterapkan, Pulau Hiri dapat menjadi contoh sukses kolaborasi kebijakan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar: harga stabil, tubuh sehat, dan kesejahteraan masyarakat yang meningkat.(*)
×
Berita Terbaru Update