Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Disdik Ternate Hentikan Sementara KBM Tatap Muka

Senin | Oktober 12, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T08:54:23Z
iklan
Gambar ilustrasi
TERNATE, DETIKMALUT.com - Dinas Pendidikan Kota Ternate menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di seluruh satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta, selama tiga hari, terhitung 13–15 Oktober 2026.

Kebijakan ini diambil menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kualitas udara di Kota Ternate. Kondisi tersebut dikhawatirkan berisiko bagi kesehatan anak-anak, terutama akibat paparan asap selama beraktivitas di luar ruangan.

Keputusan itu tertuang dalam surat pemberitahuan Dinas Pendidikan Kota Ternate Nomor 420/4158/2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Surat tersebut ditujukan kepada satuan pendidikan di tingkat kecamatan serta seluruh kepala sekolah di Kota Ternate.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali, menjelaskan bahwa penghentian sementara pembelajaran tatap muka dilakukan berdasarkan arahan Wali Kota Ternate dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara akibat kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut.

Selama masa peliburan, pihak sekolah diminta berkoordinasi dengan orang tua atau wali murid untuk memastikan anak-anak tetap belajar dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Langkah ini dilakukan guna meminimalkan risiko paparan asap dan pencemaran udara.

Orang tua juga diimbau memastikan anak-anak serta anggota keluarga lainnya menggunakan masker apabila harus melakukan kegiatan di luar rumah.

“Meski kegiatan belajar mengajar tatap muka diliburkan, guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas kedinasan seperti biasa,” jelas Ridwan, Senin, 12 Oktober 2026.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut tidak bersifat permanen dan akan ditinjau kembali sesuai perkembangan kualitas udara di Kota Ternate.

“Kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi kualitas udara. Pemberitahuan lebih lanjut akan disampaikan apabila terdapat perubahan kebijakan,” pungkasnya.

Dengan kebijakan ini, masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, diharapkan dapat bekerja sama menjaga kesehatan anak selama kondisi udara belum membaik. Perkembangan situasi kualitas udara akan menjadi pertimbangan dalam menentukan kelanjutan kegiatan belajar mengajar tatap muka di Kota Ternate.
×
Berita Terbaru Update