Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Maluku Utara

Selasa | September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T02:47:37Z
iklan
Ilustrasi
TERNATE, DETIKMALUT.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan tinggi gelombang dan kecepatan angin di wilayah Maluku Utara, Selasa (1/9/2026).

Peringatan tersebut ditujukan kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca dan perairan.

Prakirawan BMKG, Justia Galensong, mengatakan peningkatan kecepatan angin berpotensi memicu naiknya tinggi gelombang di sejumlah perairan Maluku Utara.

“Waspada potensi peningkatan ketinggian gelombang akibat peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan Maluku Utara” kata Justia Galensong, prakirawaan BMKG.

Berdasarkan rilis BMKG, tinggi gelombang secara umum di wilayah perairan Maluku Utara diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2 meter. Sementara itu, kecepatan angin dapat mencapai 10 hingga 50 kilometer per jam dengan arah angin yang bervariasi dari tenggara hingga barat.

Selain peringatan terkait kondisi gelombang, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin yang dapat terjadi di seluruh wilayah Provinsi Maluku Utara.

Untuk kondisi cuaca secara umum, wilayah Maluku Utara pada pagi hingga siang atau sore hari diprakirakan cerah berawan. Suhu udara berada pada kisaran 28 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan relatif antara 50 hingga 80 persen.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG, berbagai kanal informasi yang tersedia, maupun Call Center 196.

Masyarakat, terutama yang beraktivitas di wilayah perairan, diharapkan tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan. Pemantauan informasi cuaca secara berkala menjadi penting sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko akibat perubahan kondisi angin dan gelombang di Maluku Utara. (Id/Red)
×
Berita Terbaru Update