Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Sherly Tegaskan Dukungan Penuh Koperasi Merah Putih, Pemprov Siapkan 1.000 Mesin Tempel untuk Nelayan

Kamis | Agustus 06, 2026 WIB Last Updated 2026-08-06T13:32:37Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi berbasis masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang diarahkan untuk memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat menghadiri pembukaan Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Pelabuhan Perikanan Bastiong, Ternate, Rabu (5/8/2026). Kegiatan dibuka secara simbolis melalui pemukulan tifa oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI Yandri Susanto.

Dalam sambutannya, Sherly mengatakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendukung penuh implementasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih karena dinilai sejalan dengan upaya membangun kedaulatan ekonomi berbasis kerakyatan di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara.

“Keberadaan kami di sini untuk menyamakan persepsi. Dengan penjelasan langsung dari Pak Menko Pangan, harapannya para kepala daerah dan kepala desa yang hadir bisa pulang dan menjelaskan dengan tepat dan benar, supaya tidak ada disinformasi di lapangan,” ujar Sherly.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor kelautan, Pemprov Maluku Utara telah mengalokasikan 220 unit kapal bagi nelayan pada 2025. Selain itu, pada 2026 pemerintah daerah juga menyiapkan 1.000 mesin tempel berkekuatan 15–20 PK melalui skema cost sharing bersama badan usaha agar nelayan memiliki alat tangkap sendiri dan mampu memasok hasil perikanan secara berkelanjutan ke Koperasi Merah Putih.

Sherly juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang mengalokasikan anggaran Rp2,5 miliar untuk setiap desa guna mendukung pengembangan koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, terutama petani dan nelayan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah terus mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi rakyat.

“Tahun 2025 kita sudah tidak impor beras. Kita surplus 4,2 juta ton. Fokus tahun ini adalah mengangkat nelayan dan petani desil 1, serta mempercepat pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.

Seminar nasional tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, anggota DPR RI Komisi VI, Forkopimda Maluku Utara, para bupati dan wali kota, serta perwakilan BUMN dan asosiasi desa dari berbagai daerah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian, akademisi, dan pemerintah daerah.(Id/Red)
×
Berita Terbaru Update