Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Tingkatkan Kualitas SDM, RSUD Chasan Boesoirie Selenggarakan In House Training bagi Pegawai

Selasa | Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T10:36:38Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Maluku Utara. Salah satunya melalui pelaksanaan orientasi bagi pegawai baru yang dipadukan dengan In House Training (IHT) sebagai bekal awal dalam membangun budaya kerja yang profesional, mengutamakan mutu layanan, serta keselamatan pasien.

Kegiatan yang melibatkan seluruh unsur pegawai tersebut berlangsung selama dua hari, pada Selasa (7/7/2026) hingga Rabu (8/7/2026), bertempat di Aula RSUD dr. H. Chasan Boesoirie.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Pengelolaan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta Bantuan Hidup Dasar (BHD). Materi tersebut diberikan untuk memastikan setiap pegawai memiliki pemahaman yang sama terhadap standar pelayanan rumah sakit.

Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes, mengatakan orientasi menjadi langkah penting untuk membangun kesamaan visi, nilai, dan budaya kerja seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Rumah sakit bukan hanya tempat pelayanan medis, tetapi ruang kolaborasi berbagai profesi yang memiliki tanggung jawab bersama menghadirkan pelayanan yang bermutu. Karena itu, setiap pegawai perlu memahami nilai organisasi, standar pelayanan, dan budaya kerja yang menjadi fondasi dalam menjalankan tugas," ujar Rosita saat membuka kegiatan.

Menurut Rosita, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal. Seluruh tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung juga harus memiliki pemahaman yang seragam mengenai etika profesi, sistem manajemen rumah sakit, serta pentingnya keselamatan pasien dalam setiap tahapan pelayanan.

"Orientasi ini bukan sekadar pengenalan lingkungan kerja, tetapi proses membangun rasa memiliki terhadap organisasi. Ketika setiap pegawai memiliki komitmen yang sama, kolaborasi akan tumbuh, disiplin terjaga, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin baik," katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh materi yang diberikan selama pelatihan merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki setiap pegawai dan bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan akreditasi rumah sakit.

Rosita juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh fasilitas maupun teknologi yang dimiliki, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan setiap hari.
"Masyarakat datang ke rumah sakit dengan harapan memperoleh pertolongan. Karena itu, pelayanan harus diberikan secara profesional, cepat, tepat, ramah, dan penuh empati. Yang sering dikenang pasien bukan hanya keberhasilan pengobatannya, melainkan juga bagaimana mereka diperlakukan selama menerima pelayanan," ujar Rosita.

Melalui orientasi dan pelatihan ini, setiap peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di unit kerjanya masing-masing dengan menanamkan budaya disiplin, saling menghargai, terbuka terhadap proses pembelajaran, serta selalu mengedepankan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen RSUD dr. H. Chasan Boesoirie dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Red)
×
Berita Terbaru Update