Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Kolaborasi Lintas Prodi FISIP UMMU Bahas Politik Digital di Era Media Sosial

Senin | Mei 11, 2026 WIB Last Updated 2026-05-11T01:40:04Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Perubahan lanskap komunikasi di era digital mendorong kalangan akademisi untuk semakin aktif membaca dampaknya terhadap masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menggelar diskusi panel bertajuk “Politik Digital: Kuasa, Perilaku Sosial, dan Ekosistem Komunikasi Kontemporer” di Rotasi Cafe, Kayumerah, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini merupakan hasil kolaborasi lintas program studi, yakni Ilmu Politik, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, dan Psikologi. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan akademik untuk memahami dinamika sosial-politik yang terus berubah akibat perkembangan teknologi digital.

Koordinator Kolaborasi, Samsir Hamajen, menjelaskan bahwa diskusi panel ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi pemikiran, melainkan juga upaya memperluas kesadaran publik mengenai transformasi masyarakat di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Di era ketika media sosial tidak lagi sekadar alat komunikasi, melainkan arena pembentukan opini, identitas, bahkan kekuasaan, maka diskusi ini hadir sebagai ikhtiar intelektual untuk membaca realitas secara lebih jernih, kritis, dan manusiawi,” ungkapnya

Menurut Samsir, pendekatan multidisipliner dipilih agar berbagai persoalan dalam ruang digital dapat dibedah secara lebih komprehensif. Para narasumber mengulas bagaimana politik digital membentuk perilaku sosial baru, memengaruhi pola komunikasi publik, hingga menghadirkan tantangan terhadap kualitas demokrasi dan etika bermedia.

“Berbagai perspektif disampaikan secara terbuka dan dialogis, mulai dari dinamika algoritma media sosial, budaya buzzer, ruang publik digital, psikologi massa daring, hingga perubahan pola interaksi generasi muda dalam ruang virtual,” sambungnya.

Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pemerintahan, legislatif, dan akademisi. Mereka di antaranya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Provinsi Maluku Utara, Dr. Iksan R.A. Arsad, M.Si, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, B.Hs., M.Si, serta akademisi UMMU, Dr. Agusmawanda, S.IP., M.IP.

Mewakili para inisiator kegiatan, Samsir juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UMMU Prof. Ranite Rope, S.P., M.Sc., Dekan FISIP Dr. Aji Deni, para dosen, mahasiswa, serta seluruh peserta yang terlibat aktif dalam menyukseskan agenda akademik tersebut.

“Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu-isu komunikasi digital dan masa depan demokrasi di Indonesia, khususnya di Maluku Utara,” ujar Samsir.

Di tengah meningkatnya arus informasi dan fenomena polarisasi di media digital, Samsir menilai forum-forum akademik seperti ini penting untuk terus dihadirkan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap dampaknya.

“Kolaborasi prodi FISIP UMMU akan hadir lagi dengan bentuk dan format yang berbeda. Jadi, akan ada lebih banyak ruang dialog publik yang sehat, inklusif, dan mencerahkan, sebagai bagian dari kontribusi UMMU dalam membangun budaya demokrasi yang matang dan ekosistem komunikasi yang lebih beradab,” ucapnya optimistis.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Dekan FISIP dan para inisiator dari jajaran dosen FISIP UMMU, yakni Zulkifli Hi Saleh, S.Sos., M.Si., Syaiful Bahri, S.Psi., M.A., Yahya Alhadad, S.Sos., M.Si., M. Nofrizal Amir, S.Sos., M.I.Kom., serta Samsir Hamajen, S.IP., M.Sos. Diskusi ini sekaligus menjadi penanda komitmen FISIP UMMU untuk terus menghadirkan ruang dialog yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat kontemporer.(Red)
×
Berita Terbaru Update