Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Sherly Tjoanda Instruksikan Pengawasan Pangan, 10 Kontainer Telur Perkuat Pasokan Ternate

Sabtu | Maret 14, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T21:16:17Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus melakukan langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran. Salah satunya dengan memastikan kelancaran distribusi komoditas pangan, termasuk telur yang permintaannya meningkat menjelang lebaran.

Pada Jumat (13/3/2026), sebanyak 10 kontainer telur dilaporkan tiba di Kota Ternate melalui jalur distribusi dari Manado dan Surabaya. Pasokan ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan telur di pasar serta membantu menekan potensi kenaikan harga menjelang hari raya.

Gubernur Maluku Utara, , meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait untuk memperketat pemantauan terhadap stok dan distribusi bahan pokok, terutama komoditas yang mengalami peningkatan permintaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Ada dua hal yang harus kita pastikan menjelang lebaran, yaitu ketersediaan stok dan keterjangkauan harga. Karena itu saya minta OPD terkait terus memantau distribusi di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan para agen besar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Sherly.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama perangkat daerah lain yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) meningkatkan koordinasi lintas sektor. Kolaborasi juga dilakukan dengan para agen besar yang selama ini menjadi jalur utama distribusi telur di Kota Ternate.

Berdasarkan laporan yang dihimpun pemerintah daerah, sejumlah agen telah menerima pasokan telur dalam jumlah yang cukup signifikan. Agen Hj. Umi di kawasan Takoma, misalnya, menerima sekitar 1.131 ikat telur yang datang pada pagi hari dari Manado dan Surabaya.

Sementara itu, agen Asri menerima satu kontainer yang berisi sekitar 884 ikat telur. Pasokan yang lebih besar diterima oleh agen di kawasan Kampung Makassar, yakni Hj. Nani dan Hj. Anto, yang masing-masing memperoleh tiga kontainer telur.

Distribusi juga menjangkau wilayah Kelapa Pendek, di mana agen Marto menerima satu kontainer telur dengan jumlah sekitar 884 ikat.

Sebagian besar pasokan tersebut tiba di Pelabuhan Ternate sekitar pukul 02.00 WIT. Proses bongkar muat dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, KSOP, serta Dinas Perhubungan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat waktu.

Selain memastikan ketersediaan telur, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak ekspedisi, Bulog, dan instansi terkait lainnya agar pengangkutan bahan pokok memperoleh prioritas menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pemantauan tidak hanya difokuskan pada telur. Pemerintah juga mengawasi ketersediaan komoditas penting lainnya seperti beras SPHP dan beras premium, minyak goreng, gula, hingga Minyakita agar tetap tersedia di pasaran dengan harga yang stabil.

Melalui langkah-langkah ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri dengan akses yang memadai serta harga yang tetap terjangkau.(*)
×
Berita Terbaru Update