![]() |
TERNATE, DETIKMALUT.com - Siapa sangka, di balik debu jalanan dan kerasnya kehidupan Terminal Bastiong, tersimpan kelembutan hati yang luar biasa. Pada Minggu (08/03/2026) pukul 17.10 WIT, sebuah gerakan akar rumput yang digagas oleh pemuda-pemudi Bastiong Bersatu kembali menghentak nurani Kota Ternate. Gabungan dua kelurahan, Bastiong Talangame dan Bastiong Karance, membuktikan bahwa untuk menjadi pahlawan di bulan Ramadan, tidak perlu menunggu kaya.
Selama 7 tahun berturut-turut tanpa jeda, mereka menggelar pembagian sembako Ramadan. Tahun ini, dengan mengusung tema “Memupuk Persaudaraan serta Kepedulian yang Berkeadilan”, sebanyak 60 paket sembako (5 kg beras, 1 kg gula, 1 kg minyak goreng) didistribusikan kepada kaum papa: fakir miskin, yatim piatu, janda, penyandang disabilitas, serta lansia yang langkahnya telah gontai dimakan usia.
Aksi nyata yang lahir dari keringat para pengelola pasar, pemuda kelurahan, hingga uang koin para juru parkir ini membuat Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si., yang hadir meresmikan kegiatan tersebut, tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya.
“Ini kerja yang dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Ternate. Ini langkah bagus, perbuatan baik yang dilakukan selama bulan suci Ramadan. Semoga kegiatan kita ini Allah lipatgandakan pahala kita di saat kita melaksanakan ibadah puasa. Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih,” ujar Tauhid Soleman.
Ia menambahkan, di tengah kondisi inflasi menjelang Ramadan hingga saat ini yang menyebabkan harga sejumlah kebutuhan pokok meningkat, bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat.
“Ke depan kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun dengan lebih baik lagi. Bahkan bisa dikemas melalui koperasi agar semua berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus berdampak positif pada pendapatan daerah. Saya melihat teman-teman di sini dan saya yakin kalau kita bersatu, Bastiong pasti kuat,” kata Tauhid.
![]() |
Kekuatan persatuan ini juga disampaikan oleh Dedi Harun, salah satu penggerak komunitas Bastiong Bersatu. Sambil memeluk salah satu lansia penerima bantuan, ia menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan warga yang terus terjaga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua komunitas Bastiong Bersatu yang telah mendukung kegiatan ini, baik panitia maupun para pelaksana dari pengelola pasar, juru parkir, Dinas Perhubungan, Disperindag dan Pasar, UPTD Pasar, sound system Bastiong Bersatu, serta seluruh masyarakat Bastiong dari kedua kelurahan hingga masyarakat Kota Ternate pada umumnya,” ungkap Dedi.
Ia berharap segala upaya dan kerja keras yang dilakukan dapat bernilai ibadah. “Semoga kerja keras dan amaliah kita semua diijabah dan diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Aamin,” tambahnya.
Menatap masa depan, Dedi menegaskan bahwa komunitas Bastiong Bersatu akan terus berkomitmen melakukan berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat.
“Masih banyak tanggung jawab kami sebagai pemuda-pemudi Bastiong Bersatu untuk melakukan kegiatan sosial ke depan, baik membantu keluarga yang berduka, masyarakat yang membutuhkan, hingga penataan perkuburan Bastiong dan berbagai kegiatan sosial lainnya,” tutupnya.(*)


