![]() |
TERNATE, DETIKMALUT.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Pulau Hiri menyebabkan banjir di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, pada Rabu (14/01/2026). Sejumlah permukiman warga terdampak akibat luapan air yang dipicu tingginya intensitas curah hujan.
Merespons kondisi tersebut, Kepolisian Resor Ternate bersama Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Direktur Polairud Polda Maluku Utara KBP Azhari Juanda, S.I.K., selaku Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Ternate, didampingi Wakapolres Ternate Kompol Kurniawi H. Barmawi, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan tersebut. Rombongan bertolak menuju Pulau Hiri menggunakan speed boat milik Ditpolairud Polda Maluku Utara.
Setibanya di lokasi, rombongan meninjau sejumlah titik terdampak banjir di Kelurahan Tafraka, termasuk melakukan pengecekan terhadap kondisi Embung Pulau Hiri. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi faktor penyebab banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Selain peninjauan, Polres Ternate juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako kepada warga yang terdampak banjir. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, unsur TNI, pemerintah kelurahan, serta personel Polres Ternate dan Ditpolairud Polda Maluku Utara.
Usai kegiatan lapangan, dilakukan rapat koordinasi bersama pihak BWS Maluku Utara, Lurah Tafraka, perwakilan BPBD Kota Ternate, serta perwakilan masyarakat setempat. Rapat ini difokuskan pada pembahasan langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya banjir berulang di masa mendatang.
KBP Azhari Juanda, S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Polres Ternate dalam penanganan banjir tersebut bertujuan sebagai fasilitator dan penghubung antarinstansi. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam penanganan banjir secara berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan BWS Maluku Utara menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi baik dalam penanganan jangka pendek maupun jangka panjang. Upaya yang direncanakan antara lain perbaikan pipa yang terhubung dengan embung serta penambahan pembangunan gorong-gorong guna mengendalikan aliran air.
Dari pihak pemerintah kelurahan, Lurah Tafraka mengusulkan pelebaran jalur aliran air dari embung agar debit air tidak meluap ke kawasan permukiman saat curah hujan tinggi.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan akan dilaksanakan rapat koordinasi lanjutan di Polres Ternate dengan melibatkan BWS Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret sehingga banjir tidak lagi menimpa warga di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri.(*)

