Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Halmahera Barat Tetapkan Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

Jumat | Januari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-01-09T05:46:36Z
iklan
JAILOLO, DETIKMALUT.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana banjir dan tanah longsor selama tujuh hari ke depan. Keputusan ini diambil menyusul hasil kajian kondisi lapangan yang menunjukkan adanya ancaman serius terhadap keselamatan serta penghidupan masyarakat di 17 desa terdampak.

Penetapan status tanggap darurat tersebut disepakati dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Barat, James Uang, didampingi Wakil Bupati Djufri Muhamad, bertempat di Ruang Rapat Bupati, Kamis (8/1/2026).

Sebagai langkah percepatan penanganan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat membentuk Komando Satuan Tugas (Satgas) Siaga Darurat. Dandim 1501/Ternate–Halbar, Kolonel Inf. Jani Setiadi, ditunjuk sebagai Ketua Satgas, dengan Kapolres Halmahera Barat, AKBP Teguh Patriot, sebagai Wakil Ketua.

Bupati James Uang menegaskan bahwa pembentukan Satgas bertujuan memastikan penanganan bencana berjalan terkoordinasi dan terkontrol, khususnya dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.

”Bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten sudah mulai disalurkan hari ini. Besok distribusi akan ditambah lagi, termasuk logistik dari pihak swasta yang turut berkontribusi,” ujar James.

Ia juga mengungkapkan bahwa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut telah menelan korban jiwa. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, masing-masing seorang nenek dan cucunya, akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat bencana terjadi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Satgas Siaga Darurat, Kolonel Inf. Jani Setiadi, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah membuka kembali akses transportasi yang terputus akibat longsor, terutama di wilayah Kecamatan Loloda.

”Kami fokus membuka jalan yang tertimbun longsor di Loloda agar masyarakat tidak terisolasi dan distribusi logistik tidak terhambat,” tegas Jani.

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas, AKBP Teguh Patriot, memastikan jajaran kepolisian telah berada dalam kondisi siaga penuh untuk mendukung penanganan darurat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polres Halmahera Barat juga membuka layanan khusus bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen penting akibat bencana.

”Kami mengedepankan keselamatan masyarakat. Bagi warga yang dokumen berharganya rusak atau hilang akibat bencana, silakan melapor ke Satgas atau Polres untuk segera kami proses koordinasinya dengan dinas terkait,” jelasnya.

Dengan penetapan status tanggap darurat ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat berharap seluruh unsur terkait dapat bergerak cepat, terpadu, dan responsif dalam menangani dampak bencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara optimal selama masa darurat berlangsung.(*)
×
Berita Terbaru Update