Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Kolaborasi Eramet–YCAB Hadirkan Program LAKSMI untuk Penguatan UMKM Perempuan di Malut

Kamis | Januari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-01-21T23:36:24Z
iklan
TERNATE, DETIKMALUT.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, secara resmi membuka kegiatan local kick off Program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi) yang digelar di Gamalama Ballroom, Bela Hotel Ternate, Rabu (21/1). Program ini menjadi langkah awal penguatan kapasitas UMKM perempuan di Maluku Utara agar mampu berkembang dan bersaing secara berkelanjutan.

Program LAKSMI merupakan hasil kolaborasi antara Eramet Beyond, YCAB Foundation, dan pemerintah daerah, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan melalui peningkatan literasi keuangan, kualitas produk, serta pemasaran digital.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa Program LAKSMI tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi ruang belajar dan ruang tumbuh yang nyata bagi pelaku UMKM.

"Ini adalah ruang tumbuh dan ruang belajar. Harapan kita, para pelaku UMKM di Ternate dan Maluku Utara bisa naik kelas. Kehadiran Eramet dan YCAB di sini menunjukkan bahwa Maluku Utara menjadi proyek prioritas nasional dalam pemberdayaan ekonomi," ungkapnya.

Gubernur juga menyoroti persoalan klasik yang kerap dihadapi UMKM lokal, yakni konsistensi kualitas produk dan lemahnya literasi keuangan. Ia menilai kemajuan kemasan produk UMKM di Ternate sudah cukup signifikan, namun tetap perlu diimbangi dengan kualitas isi yang terjaga.

"Packaging sudah bagus, tapi isinya harus sustain. Jangan sampai kualitas antar kemasan berbeda. Ini pekerjaa rumah (PR) kita bersama agar produk kita bisa menjadi oleh-oleh yang terjamin kualitasnya bagi wisatawan," tambahnya.

Selain aspek kualitas, Gubernur menekankan pentingnya kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan. Menurutnya, peningkatan omzet harus diikuti dengan pengelolaan keuntungan yang sehat agar usaha dapat bertahan dan terus berkembang.

Program LAKSMI 2026 di Maluku Utara akan menjangkau 200 pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan. Dari jumlah tersebut, akan dilakukan proses kurasi untuk memilih 25 UMKM terbaik yang berhak menerima bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta per UMKM.

Gubernur menyambut baik skema tersebut, namun mengingatkan bahwa keberhasilan UMKM sangat bergantung pada pendampingan yang berkelanjutan.

"Pengalaman saya, ketika pendampingan hilang, mereka yang sudah naik kelas bisa turun kelas lagi. Jadi, pengontrolan berkala harus tetap berjalan untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar (on the right track)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, CEO YCAB Foundation, Veronica Colondam, menjelaskan bahwa fokus utama Program LAKSMI adalah penguatan literasi keuangan dan pemasaran digital. Upaya ini dilakukan untuk memutus rantai pasok (supply chain) yang panjang sehingga keuntungan yang diperoleh pelaku usaha bisa lebih optimal.

Sementara itu, CEO Eramet Indonesia, Jerome Baudelet, menegaskan komitmen perusahaannya terhadap Maluku Utara. Ia menyebut daerah ini sebagai “tetangga” penting bagi Eramet.

Melalui filosofi “construire l'avenir ensemble” atau membangun masa depan bersama, Eramet berkomitmen menghadirkan dampak sosial nyata, khususnya dalam pemberdayaan perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga.

Di akhir sambutannya, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Pemerintah Kota Ternate, Bank Indonesia, dan PNM, atas kolaborasi yang terbangun dalam mendukung UMKM perempuan di Maluku Utara.

"Pertemuan hari ini adalah bentuk nyata kolaborasi semua stakeholder untuk menguatkan perempuan Maluku Utara. Ketika perempuan berdaya, keluarga kuat, maka anak-anak sebagai generasi emas akan terlindungi dan tumbuh dalam keluarga yang sehat dan cerdas," pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kementerian UMKM Muhammad Firdaus, Sekprov Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, CEO Eramet Indonesia Jerome Baudelet, HoC Nancy Ravenska, SSM Mr. Jonkheer Arend Pieter Van Der Goes, EPM Novi Gusman, GM HRD PT IWIP/WBN Roslina Sangadji, CEO YCAB Foundation Veronica Colondam, CoP YCAB Samantha Susilo, HMD YCAB Wahono Kolopaking, jajaran pimpinan OPD, pelaku UMKM, serta undangan lainnya.(*)
×
Berita Terbaru Update