![]() |
TOBELO, DETIKMALUT.com - Gabungan Tim Satgas Bencana banjir dan tanah longsor di Loloda Utara telah ditarik kembali setelah bertugas selama 14 hari membersihkan lumpur yang tergenang di rumah warga.
Tim satgas bertugas menormalisasi lumpur di rumah-rumah dan halaman warga. Walaupun tim satgas telah selesai bertugas, status transisi tanggap darurat belum dicabut karena transportasi laut dan darat belum sepenuhnya normal.
“Setelah semua normal, proses pengiriman baru dicabut, pasalnya tim pemerintah daerah dengan dua ekskavator sampai hari ini belum tiba di lokasi dan masih berada di Desa Darume,” kata Bupati Piet Hein Babua, Jumat (23/1).
Selain itu, menurut bupati, akses pelayanan kesehatan dan pendidikan juga telah berjalan karena empat dokter telah melakukan penanganan dan didampingi Palang Merah Indonesia, ditambah aparat yang bertugas sebagai tenaga kesehatan.
“Selain kesehatan, fasilitas lain seperti penerangan telah dilakukan perbaikan dan sementara beberapa desa sudah menyala. PLN saat ini terus berupaya melakukan penerangan ke desa-desa lainnya,” ungkapnya.
Piet menegaskan status bencana saat ini belum dicabut karena berdasarkan informasi dari BMKG, cuaca buruk diperkirakan berlangsung hingga bulan Maret. Sewaktu-waktu dapat terjadi bencana, sehingga masyarakat perlu diberikan edukasi agar mengenali gejala bencana dan dapat mengambil langkah antisipasi.(Yan)*

