Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Doa dan Dzikir Menggema di Shafful Khairaat Sambut Tahun Baru 2026

Kamis | Januari 01, 2026 WIB Last Updated 2026-01-01T05:49:55Z
iklan
SOFIFI, DETIKMALUT.com - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar dzikir dan doa bersama sebagai penutup Tahun 2025 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan religius ini menjadi sarana refleksi akhir tahun serta ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan daerah di tahun yang akan datang. Acara tersebut dipusatkan di Masjid Raya Shafful Khairaat, masjid kebanggaan masyarakat Bumi Moloku Kie Raha, Rabu (31/12) malam.

Dzikir dan doa bersama mengusung tema “Perkuat Persatuan dan Kepedulian untuk Bangsa” dan secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe. Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Maluku Utara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Kepala Basarnas Ternate, pimpinan OPD lingkup Pemprov Malut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Maluku Utara, Ketua DKM Masjid Raya Shafful Khairaat, penceramah KH. An’im Fatahna Jabir, para tokoh agama, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh jamaah tidak hanya mendoakan keselamatan dan kemajuan Maluku Utara, tetapi juga menyertakan doa bagi para korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
“Dengan doa dan dzikir ini, semoga Allah SWT menganugerahkan keselamatan kepada kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, dzikir dan doa bersama merupakan wujud rasa syukur atas proses pembangunan dan dinamika yang telah dilalui sepanjang tahun 2025. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai religius serta kebersamaan di tengah masyarakat Maluku Utara.

Rangkaian dzikir dan doa berlangsung dengan penuh kekhusyukan, dipimpin langsung oleh Imam Masjid Raya Shafful Khairaat, Irwan Tomasoa. Lantunan kalimat Lailahaillallah Muhammadarrasulullah bergema di seluruh ruang utama masjid, menciptakan suasana spiritual yang mendalam dan menenangkan.

Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Shafful Khairaat atas terselenggaranya kegiatan tersebut, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan ini. Ini adalah bentuk nyata dari upaya membangun masyarakat yang religius dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai fondasi kehidupan,” tandas orang nomor dua di Maluku Utara tersebut.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara, H. Amar Manaf, mengajak seluruh jamaah untuk melakukan muhasabah diri dalam menyambut pergantian tahun. “Waktu boleh berlalu, usia boleh bertambah namun ketakwaan kita juga harus terus meningkat,” ucapnya singkat.

Menutup arahannya, Wakil Gubernur berharap kegiatan dzikir dan doa bersama ini dapat memperkuat keharmonisan sosial di seluruh wilayah Maluku Utara. “Mudah-mudahan ini menjadi penguat harmoni, tidak hanya di Sofifi, tapi juga di daerah lain di Maluku Utara,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, penceramah KH. An’im Fatahna Jabir menekankan bahwa malam pergantian tahun bertepatan dengan bulan Rajab, salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Ia mengajak seluruh jamaah untuk bermuhasabah dan memperbanyak dzikir dalam menyongsong tahun yang baru. “Jika seluruh masyarakat senantiasa berdzikir, Insya Allah Maluku Utara akan menjadi Provinsi yang diberkahi oleh Allah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, KH. An’im Fatahna mengimbau masyarakat untuk menebarkan kebaikan dan menjaga kedamaian di momentum pergantian tahun. Ia berharap doa bersama tersebut dapat menghadirkan ketenangan, kekuatan, dan kesabaran bagi para korban bencana, sekaligus menjadi dorongan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik. “Mari bersama-sama berdoa untuk meminta ampunan, agar di tahun depan bersih dari dosa dan yang ada adalah keberkahan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan dzikir dan doa bersama ini juga dirangkaikan dengan aksi penggalangan dana bagi saudara-saudara terdampak bencana di Sumatera Utara. Aksi kemanusiaan tersebut tidak hanya berfokus pada pengumpulan donasi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan melalui doa dan partisipasi aktif masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap semangat religius, solidaritas, dan kepedulian sosial dapat terus terjaga, sehingga tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik, penuh keberkahan, dan membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat Maluku Utara.(*)
×
Berita Terbaru Update