![]() |
BACAN, DETIKMALUT.com - Kecemasan menyelimuti keluarga seorang nelayan asal Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Pasalnya, salah satu anggota keluarga mereka, Hamsa La Ia, tak kunjung kembali setelah pergi melaut sejak Rabu (24/12/2025).
Kekhawatiran tersebut kian memuncak setelah sejumlah nelayan dari Desa Sawadai menemukan sebuah perahu fiber yang diketahui milik korban. Perahu itu ditemukan mengapung di laut dalam kondisi kosong tanpa awak.
Tak hanya ditinggal pemiliknya, perahu tersebut juga ditemukan dalam keadaan tidak wajar. Dua unit mesin yang biasanya terpasang dilaporkan hilang, sehingga menimbulkan dugaan kuat adanya peristiwa tak terduga yang dialami Hamsa La Ia saat berada di laut.
Temuan tersebut segera dilaporkan keluarga korban kepada petugas Pos Pelayanan Pelabuhan Kupal yang tengah bertugas dalam rangka Operasi Lilin Kie Raha 2025 Polres Halmahera Selatan.
Menindaklanjuti laporan itu, Wakil Perwira Pengendali (Wapadal) Pos Pelayanan Pelabuhan Kupal, IPTU Yus Hayoto, langsung berkoordinasi dengan Basarnas serta instansi terkait guna mempercepat upaya pencarian.
Tim gabungan kemudian diterjunkan untuk melakukan penyisiran di perairan Bacan Selatan dan sekitarnya. Area pencarian difokuskan pada jalur yang diduga menjadi lokasi aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut.
Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung. Petugas belum menemukan keberadaan korban, namun upaya SAR dipastikan akan terus dilakukan secara maksimal.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat pesisir dan para nelayan yang melintas di perairan sekitar Bacan Selatan agar segera melapor jika menemukan tanda atau petunjuk yang berkaitan dengan korban, demi mempercepat proses pencarian dan penyelamatan. (*)


