Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Tim PMKI Unhas Berbagi Pengetahuan Kesehatan dalam Kuliah Umum, Mahasiswa UMMU Didorong Jadi Agen Perubahan

Minggu | Agustus 09, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T04:07:56Z
iklan

foto detikmalut.com
TERNATE, DETIKMALUT.com - Tim Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) dari 24 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kuliah umum mengenai HIV dan AIDS di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Ternate.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas akademik Tim Unhas di Maluku Utara setelah melaksanakan Program KITA SEBAYA di Pulau Hiri, Kota Ternate. Program KITA SEBAYA merupakan kegiatan pengabdian masyarakat kolaboratif yang melibatkan tiga PTNBH, yakni Universitas Hasanuddin sebagai perguruan tinggi ketua (host), bersama Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Universitas Diponegoro (Undip) sebagai mitra pelaksana.

Program ini berfokus pada penguatan upaya pencegahan HIV pada remaja melalui pemberdayaan pendidik sebaya dan pemanfaatan media edukasi digital.

Tim Unhas dipimpin Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, S.KM., M.Kes., M.Sc.PH., bersama Dr. Wahiduddin, S.KM., M.Kes., dosen Departemen Epidemiologi; Dr. Shanty Riskiyani, S.KM., M.Kes., dosen Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku; serta Tutik Lestari, mahasiswa Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Selain melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Hiri, Tim Unhas juga menjadi narasumber dalam Kuliah Umum HIV dan AIDS yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Kesehatan bersama Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat UMMU.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Rektorat Lantai 3 UMMU tersebut diikuti sekitar 150 mahasiswa secara langsung. Kuliah umum juga dilaksanakan secara hybrid, sehingga mahasiswa yang tidak dapat hadir di lokasi tetap dapat mengikuti kegiatan secara daring.

Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Dr. Abdurrahman Kader. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kuliah umum tersebut.

Ia mengatakan, perkembangan ekonomi di Maluku Utara, terutama di wilayah industri seperti Halmahera Tengah, di satu sisi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga dapat memunculkan berbagai persoalan sosial, termasuk isu HIV dan AIDS.

Menurutnya, materi yang disampaikan Prof. Ridwan diharapkan dapat menjadi bahan diskusi sekaligus ide penelitian bagi dosen maupun mahasiswa. Hal ini dinilai penting karena persoalan HIV dan AIDS di wilayah tersebut bukan tanpa dasar. Data laporan setiap tahun menunjukkan adanya tren peningkatan kasus HIV dan AIDS di daerah tersebut.

Sambutan juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMU, Andiani, S.KM., M.Si., yang menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran dan upaya pencegahan HIV, sekaligus menghapus stigma serta diskriminasi di masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Unhas menyampaikan berbagai materi mengenai perkembangan HIV dan AIDS, faktor risiko dan cara penularan, strategi pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta persoalan stigma dan diskriminasi yang masih menjadi tantangan dalam upaya penanggulangan HIV.

Mahasiswa juga didorong untuk memahami peran mereka sebagai agen perubahan dengan menyampaikan informasi kesehatan yang benar serta membangun lingkungan sosial yang lebih suportif dan bebas stigma.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi bersama mahasiswa. Berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan peserta menunjukkan tingginya perhatian mahasiswa terhadap isu HIV dan AIDS, khususnya terkait pencegahan pada kelompok usia muda serta peran generasi muda dalam menyebarluaskan informasi kesehatan yang tepat di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Ketua Tim PMKI Unhas, Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, S.KM., M.Kes., M.Sc.PH., menekankan bahwa upaya pencegahan HIV membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan mahasiswa.

Edukasi berbasis bukti yang disampaikan secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sekaligus membentuk sikap dan perilaku pencegahan HIV yang lebih baik di kalangan generasi muda.

Pelaksanaan kuliah umum ini sekaligus memperkuat sinergi antara kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan pendidikan. Setelah mengimplementasikan Program KITA SEBAYA bersama remaja sekolah di Pulau Hiri, Tim Unhas memperluas diseminasi edukasi pencegahan HIV kepada mahasiswa sebagai kelompok strategis yang diharapkan mampu menjadi penggerak promosi kesehatan di lingkungan kampus dan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai HIV dan AIDS, tetapi juga memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi antarinstitusi dalam mendukung upaya pencegahan HIV, penghapusan stigma, serta pencapaian target eliminasi HIV/AIDS di Indonesia.(Id/Red)
×
Berita Terbaru Update