Iklan

Notification

×

Iklan

Iklan

Dari Identifikasi ke Aksi, PBL 2 Mahasiswa Kesmas UMMU Implementasikan Solusi Kesehatan di Oba Utara

Rabu | Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T05:33:38Z
iklan
SOFIFI, DETIKMALUT.com - Upaya mendorong mahasiswa tidak hanya memahami persoalan kesehatan secara teori, tetapi mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat terus dilakukan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU). Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 2 Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), yang berlangsung di Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan tersebut melibatkan 64 peserta yang didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing. Pelaksanaan PBL 2 dipusatkan di lima desa, yakni Desa Kaiyasa, Desa Ampera, Desa Akekolano, Desa Oba, dan Desa Somahode.

Ketua Pengelola PBL 2, Hestyn Amalia, SKM., MMRS, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kurikulum Program Studi Kesehatan Masyarakat sekaligus kelanjutan dari pelaksanaan PBL 1.

“PBL 2 menjadi rangkaian lanjutan dari kegiatan PBL 1, dengan fokus utama pada implementasi alternatif solusi dari berbagai permasalahan kesehatan yang telah berhasil diidentifikasi sebelumnya pada kegiatan PBL 1.”

Pada tahap PBL 1, mahasiswa telah melakukan identifikasi terhadap berbagai persoalan kesehatan yang ditemukan di lokasi. Selanjutnya, melalui PBL 2, mahasiswa diarahkan untuk mengimplementasikan alternatif solusi yang telah disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Implementasi tersebut diharapkan tidak sebatas memberikan tambahan pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku yang berkaitan dengan kesehatan.

Lebih dari itu, program yang dijalankan mahasiswa diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan PBL 2 berakhir. Berbagai intervensi yang telah dilakukan diharapkan dapat terus dibina dan dikembangkan oleh pihak-pihak terkait sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mengasah kemampuan untuk merancang dan menerapkan solusi berdasarkan persoalan yang ditemukan di lapangan.

PBL 2 pun menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Kesehatan Masyarakat, dengan menghubungkan pengetahuan akademik yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan dan kondisi nyata masyarakat.(Id/Red)


×
Berita Terbaru Update